$XPL 🔴 (JUAL)
MASUK: 0.0757
STOP: 0.07649
• TP1: 0.07491
• TP2: 0.07411
• TP3: 0.07332
💡 Saran: setelah TP1 tercapai, pindahkan stop-loss ke titik impas.
Pada XPL, saya melihat upaya untuk melanjutkan penurunan setelah menguji level tersebut. Candle berikutnya akan menunjukkan apakah penjual cukup kuat untuk mengambil inisiatif.
Perkiraan kekuatan pola: 78/100. Ikuti rencana dengan disiplin dan jangan mengambil risiko berlebihan. Risiko terkendali (1.05%).
Harga menembus support penting di level 0.07625 dan membentuk titik masuk untuk posisi turun setelah retest. Risiko hingga stop: 1.05%. Keselarasan TF: 15m, 4h, 8h, 12h, 1d, 1w. ATR(14): 0.00098.
📚 Order Flow: ketidakseimbangan order book -15.3%; pembelian agresif 63.1% — arus campuran.
🦾Volume sedikit di atas normal (1.6×).
🛡️ Disiplin dan analisis berkualitas adalah kunci profitmu. Berlangganan agar tidak melewatkan ulasan penting!
Kondisi pasar dapat berubah dengan cepat. Tetaplah fleksibel dan realisasikan hasil tepat waktu.
#XPL #XPLNews $XPL 👈 Tekan untuk trading
MASUK: 0.0757
STOP: 0.07649
• TP1: 0.07491
• TP2: 0.07411
• TP3: 0.07332
💡 Saran: setelah TP1 tercapai, pindahkan stop-loss ke titik impas.
Pada XPL, saya melihat upaya untuk melanjutkan penurunan setelah menguji level tersebut. Candle berikutnya akan menunjukkan apakah penjual cukup kuat untuk mengambil inisiatif.
Perkiraan kekuatan pola: 78/100. Ikuti rencana dengan disiplin dan jangan mengambil risiko berlebihan. Risiko terkendali (1.05%).
Harga menembus support penting di level 0.07625 dan membentuk titik masuk untuk posisi turun setelah retest. Risiko hingga stop: 1.05%. Keselarasan TF: 15m, 4h, 8h, 12h, 1d, 1w. ATR(14): 0.00098.
📚 Order Flow: ketidakseimbangan order book -15.3%; pembelian agresif 63.1% — arus campuran.
🦾Volume sedikit di atas normal (1.6×).
🛡️ Disiplin dan analisis berkualitas adalah kunci profitmu. Berlangganan agar tidak melewatkan ulasan penting!
Kondisi pasar dapat berubah dengan cepat. Tetaplah fleksibel dan realisasikan hasil tepat waktu.
#XPL #XPLNews $XPL 👈 Tekan untuk trading