🚨 IRAN BISA MEMBUKA KEMBALI SELAT HORMUZ DALAM 6 HARI. APAKAH BITCOIN SIAP?

Saat pasar minyak bersiap menghadapi guncangan pasokan lainnya, Teheran mengingatkan Washington bahwa jalan keluar diplomatik masih terbuka.

šŸ‡®šŸ‡· Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan Selat Hormuz bisa dibuka kembali dalam ENAM HARI jika AS menerima persyaratan Teheran.

Usulan ini bukan hal baru. Usulan tersebut sudah ada sejak September.

Namun, waktunya penting.

šŸ›¢ Harga Brent ditutup pada Jumat di $109.86, naik 3.7% hari itu.

Kini, dua kekuatan yang berlawanan membentuk prospek ke depan:

šŸ”“ ESKALASI
Serangan terhadap kapal tanker dan gangguan pelayaran terus menekan harga energi.

🟢 DE-ESKALASI
Kesepakatan dapat memulihkan arus pelayaran dan mengurangi premi risiko geopolitik.

Dan di sinilah $BTC dan $ETH mulai berperan.

Harga minyak yang lebih rendah dapat meredakan ekspektasi inflasi, mengurangi tekanan terhadap imbal hasil obligasi, dan memperbaiki kondisi bagi aset berisiko.

Namun, ada kendalanya.

Washington belum menerima persyaratan Iran. Negosiasi nuklir masih menjadi hambatan besar.

šŸ’” PANDANGAN SAYA:

Ini BUKAN kesepakatan damai. Ini adalah peluang diplomatik yang dapat mengubah ekspektasi pasar jika negosiasi berlanjut.

Saya memantau harga minyak, DXY, imbal hasil Treasury, dan reaksi BTC saat pasar tradisional kembali dibuka.

Perubahan yang terkonfirmasi di pasar-pasar tersebut akan lebih penting daripada berita utama itu sendiri.

šŸ”„ Mana yang akan terjadi lebih dulu?

Harga minyak menembus $120 atau kesepakatan yang mendorong Bitcoin naik?

#Hormuz #OilMarketShock #CryptoMacro