Bayangkan skenario ini:

Investor ritel ramai-ramai mengambil posisi short besar-besaran, mengantisipasi kejatuhan ala Black Monday. Kontrak berjangka saham AS dibuka anjlok tajam. Makin banyak investor ritel yang mengambil posisi short semaksimal mungkin.

Lalu Trump tiba-tiba mengumumkan kesepakatan dengan Iran.

Harga minyak ambruk. Pasar global melesat naik. Terjadi short squeeze besar-besaran dan para investor bearish babak belur.

Inilah jenis pergerakan bolak-balik tajam yang menghukum kerumunan. Semua orang bersiap menghadapi kehancuran, lalu berita makro mengubah arah cerita. Jebakan klasik—investor ritel terpancing mengambil posisi yang berisiko menyakitkan tepat sebelum pasar berbalik ke arah sebaliknya.

Tetap disiplin. Jangan ikut-ikutan narasi. Pasar gemar menyakiti sebanyak mungkin orang.