🚨 Mata-mata itu berukuran 2x2mm: Ledger mengonfirmasi bahwa chip yang ditanam membaca 24 kata milikmu

Yang dulu dianggap paranoia di Twitter kini menjadi kasus terkonfirmasi: Ledger mengakui bahwa perangkat yang dijual oleh pengecer di Asia Tenggara memiliki chip tersembunyi di balik layar yang menangkap frasa pemulihan saat perangkat disiapkan, lalu mengirimkannya melalui jaringan seluler—tanpa kabel, tanpa jejak. Perkiraan kerugian: 90 juta dari lebih dari 300 dompet. Tether membekukan 10 juta USDT yang terkait dengan pencurian tersebut.

Yang meresahkan: kelompok kriminal itu membeli perangkat lalu MENJUALNYA KEMBALI sebagai barang baru melalui pengecer—dan pemeriksaan keaslian Ledger tidak mendeteksi implan yang ditambahkan. Mark Karpeles (dari Mt.Gox) memeriksa beberapa unit dan mengatakan bahwa ini bukan ulah amatir dengan solder: skalanya seperti film mata-mata.

Inti pelajarannya memang pahit: dompet perangkat keras sama sekali tak berguna jika kamu membelinya di luar jalur resmi. Periksa juga dari mana kamu membeli perangkat keamananmu—itulah titik buta dalam kasus ini.

Kalian memeriksa dari mana membeli dompet kalian, atau langsung percaya saja? 👀

#EDEN #CryptoTrading #BinanceSquare #Bitcoin #Security