Di dunia mata uang kripto, memilih platform trading yang aman, stabil, dan memiliki likuiditas tinggi adalah langkah pertama yang penting. Sebagai bursa aset digital dengan volume trading terdepan di dunia, Binance menawarkan layanan trading dan pengelolaan aset yang sangat lengkap.

Untuk membantu pemula memulai dengan mudah, artikel ini menyajikan panduan lengkap langkah demi langkah tentang pendaftaran akun Binance, verifikasi identitas KYC, dan pengaturan keamanan akun.

📌 Platform trading yang direkomendasikan: Binance —— bursa mata uang kripto terbesar di dunia (mendukung trading spot BTC/ETH dan kontrak).

Panduan lengkap pendaftaran dan pembukaan akun Binance untuk pemula

Langkah 1: Pendaftaran akun (2 menit)

Proses pendaftaran akun Binance sangat mudah. Sebaiknya gunakan browser komputer atau aplikasi ponsel untuk mendaftar.

  1. Buka halaman pendaftaran

    • Buka situs web resmi Binance atau unduh aplikasi resmi Binance.

    • Klik tombol “Daftar” di sudut kanan atas halaman beranda atau di lokasi yang mudah terlihat.

  2. Pilih metode pendaftaran

    • Platform mendukung pendaftaran menggunakan email atau nomor ponsel. Sebaiknya gunakan alamat email yang sering Anda pakai (seperti Gmail atau Outlook) agar mudah menerima pemberitahuan penting dan informasi verifikasi.

  3. Masukkan informasi dan buat kata sandi

    • Masukkan alamat email atau nomor ponsel Anda.

    • Tetapkan kata sandi login yang kuat: disarankan menggunakan kata sandi dengan panjang lebih dari 8 karakter, yang wajib mencakup huruf besar, huruf kecil, dan angka.

    • (Opsional) Jika teman Anda memberi kode undangan, masukkan kode tersebut di kolom “ID Referral”. Setelah mendaftar, Anda bisa menikmati diskon biaya transaksi yang berlaku.

  4. Selesaikan verifikasi keamanan

    • Ikuti petunjuk untuk menggeser potongan puzzle dan menyelesaikan verifikasi anti-bot dengan pengenalan wajah/gambar.

    • Sistem akan mengirim kode verifikasi 6 digit ke email atau ponsel Anda. Masukkan kode tersebut di halaman untuk menyelesaikan pendaftaran akun dasar.

Langkah 2: Verifikasi Identitas KYC (3 menit)

Sesuai persyaratan kepatuhan keuangan global dan anti pencucian uang (AML), semua pengguna baru wajib menyelesaikan verifikasi identitas KYC (Know Your Customer) untuk membuka fitur utama platform, seperti deposit, penarikan, dan pembelian kripto melalui C2C.

  1. Mulai proses verifikasi

    • Login ke akun yang baru saja Anda daftarkan. Biasanya, sistem akan otomatis menampilkan pop-up untuk meminta Anda melakukan verifikasi identitas. Anda juga dapat membuka “Pusat Akun” $\rightarrow$ “Verifikasi Identitas” (Identification) secara manual.

  2. Pilih negara dan wilayah tempat tinggal

    • Pilih negara/wilayah tempat tinggal Anda saat ini dengan benar. Sistem akan menyesuaikan persyaratan dokumen berdasarkan lokasi Anda.

  3. Unggah dokumen identitas yang valid

    • Pilih jenis dokumen yang ingin Anda gunakan. Umumnya, dokumen yang didukung meliputi: KTP (ID Card), paspor (Passport), atau SIM (Driver's License).

    • Gunakan kamera ponsel untuk memotret bagian depan dan belakang dokumen sesuai petunjuk.

    • Catatan: Pastikan dokumen masih berlaku. Ambil foto di tempat dengan pencahayaan yang cukup, keempat sudut dokumen terlihat jelas dan utuh, serta tidak ada pantulan cahaya atau bagian yang tertutup.

  4. Pengenalan wajah (deteksi keaktifan)

    • Ikuti petunjuk di layar untuk menjalani pengenalan wajah (misalnya mengangguk, membuka mulut, berkedip, dan sebagainya).

    • Tips agar berhasil: Lakukan proses ini di tempat yang terang. Jangan memakai topi atau kacamata, maupun menggunakan filter kecantikan.

  5. Tunggu peninjauan sistem

    • Setelah menyelesaikan langkah-langkah di atas, kirimkan permohonan Anda. Sistem AI Binance biasanya akan menyelesaikan peninjauan dalam beberapa menit hingga 1 jam. Setelah disetujui, Anda akan menerima notifikasi melalui email atau aplikasi.

Langkah 3: Pengaturan keamanan akun (sangat penting)

Setelah verifikasi selesai, sangat disarankan untuk segera memperkuat keamanan sebelum melakukan deposit atau trading apa pun, demi melindungi aset Anda.

Buka “Pusat Akun” $\rightarrow$ “Keamanan Akun” (Security), lalu selesaikan pengaturan penting berikut:

  1. Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA)

    • Kunci sandi (Passkey): Login dan konfirmasi penarikan dapat dilakukan menggunakan sidik jari ponsel, Face ID, atau kunci keamanan perangkat keras. Praktis sekaligus aman.

    • Google Authenticator (Google Authenticator / Binance Authenticator): Unduh aplikasi autentikator, lalu pindai kode QR yang disediakan Binance untuk menghubungkannya. Masukkan kode verifikasi 6 digit yang dibuat secara dinamis setiap kali login atau melakukan penarikan. (Jangan lupa mencadangkan kunci pemulihan).

  2. Aktifkan kode anti-phishing (Anti-Phishing Code)

    • Buat kode khusus yang hanya Anda ketahui (misalnya rangkaian angka atau huruf pilihan Anda).

    • Setelah diaktifkan, kode tersebut akan tercantum di semua email yang dikirim oleh Binance. Jika kode ini tidak ada di dalam email, berarti email tersebut adalah upaya phishing. Jangan klik tautan apa pun di dalamnya.

  3. Atur daftar putih penarikan (opsional)

    • Jika Anda sering menarik aset ke dompet atau platform tertentu, Anda dapat mengaktifkan “Daftar Putih Penarikan”. Setelah diaktifkan, aset hanya dapat dikirim ke alamat aman yang telah ditetapkan sebelumnya. Jadi, sekalipun akun Anda tidak sengaja dibobol, peretas tidak dapat memindahkan dana ke alamat yang tidak dikenal.

Tips untuk pemula agar terhindar dari jebakan saat membuka akun

  1. Pastikan menggunakan kanal resmi: Untuk menghindari aplikasi palsu dan situs phishing, unduh atau kunjungi Binance hanya melalui kanal resmi.

  2. Lindungi kode verifikasi dan kunci privat: Layanan pelanggan resmi Binance tidak akan pernah meminta kata sandi akun atau kode verifikasi 2FA Anda dengan alasan apa pun, maupun meminta Anda mentransfer dana secara pribadi.

  3. Lakukan deposit setelah verifikasi selesai: Pastikan verifikasi identitas KYC Anda berhasil sebelum membeli kripto melalui C2C atau melakukan deposit on-chain, agar proses pemindahan dana berikutnya berjalan lancar.