Tiket konser seharga 250 ribu yuan? Damai bilang: tiket itu sebenarnya tidak ada 😅
Tiket konser Xiao Zhan di Nanjing mulai dijual pada 15 Oktober. Lebih dari 5 juta orang berebut tiket secara bersamaan, dan dalam hitungan detik semuanya ludes. Tak lama kemudian, beredar tangkapan layar “tiket calo” di internet: satu tiket baris pertama area dalam seharga 250 ribu yuan, bahkan diberi label “terjual”. Baris ketiga pun dibanderol 190 ribu yuan.
Padahal, harga tiket resmi tertinggi hanya 1.960 yuan. Harga 250 ribu yuan—127 kali lipat dari harga resmi—sampai membuat Damai buru-buru mengeluarkan klarifikasi: “tiket berharga selangit” itu murni hasil spekulasi jahat para calo yang sebenarnya tidak punya tiket. Petunjuk terkait sudah diserahkan kepada pihak berwenang. Seluruh proses konser menerapkan sistem verifikasi identitas yang ketat; tiket terikat dengan kartu identitas dan pengenalan wajah, jadi tidak bisa dialihkan begitu saja. Dengan kata lain, yang mungkin kamu dapatkan setelah membayar 250 ribu yuan hanyalah tangkapan layar yang tidak bisa membawamu masuk ke venue.
Bahkan Harian Rakyat ikut berkomentar. Para calo kali ini benar-benar nekat: belum punya tiket, tapi sudah menjual kecemasan.
Intinya, yang dijual calo bukanlah tiket, melainkan kepanikan karena “tak kebagian”. Dari 5 juta orang yang berebut tiket, sebagian besar memang sudah pasti tidak akan mendapatkannya. Cukup edit tangkapan layar dan karang cerita, pasti ada saja yang mengeluarkan uang. Ingat satu hal: dengan verifikasi identitas yang ketat, “tiket jalur dalam” atau “tiket pindah tangan” hampir selalu berarti penipuan. Menjaga dompet tetap aman lebih penting daripada berebut tiket secepat mungkin.
Apa pertunjukan yang paling sulit kamu dapatkan tiketnya? Ceritakan di kolom komentar 👇
#TiketCaloSelangit
Sumber: Sina Finance/Beijing News (dirangkum)
Tiket konser Xiao Zhan di Nanjing mulai dijual pada 15 Oktober. Lebih dari 5 juta orang berebut tiket secara bersamaan, dan dalam hitungan detik semuanya ludes. Tak lama kemudian, beredar tangkapan layar “tiket calo” di internet: satu tiket baris pertama area dalam seharga 250 ribu yuan, bahkan diberi label “terjual”. Baris ketiga pun dibanderol 190 ribu yuan.
Padahal, harga tiket resmi tertinggi hanya 1.960 yuan. Harga 250 ribu yuan—127 kali lipat dari harga resmi—sampai membuat Damai buru-buru mengeluarkan klarifikasi: “tiket berharga selangit” itu murni hasil spekulasi jahat para calo yang sebenarnya tidak punya tiket. Petunjuk terkait sudah diserahkan kepada pihak berwenang. Seluruh proses konser menerapkan sistem verifikasi identitas yang ketat; tiket terikat dengan kartu identitas dan pengenalan wajah, jadi tidak bisa dialihkan begitu saja. Dengan kata lain, yang mungkin kamu dapatkan setelah membayar 250 ribu yuan hanyalah tangkapan layar yang tidak bisa membawamu masuk ke venue.
Bahkan Harian Rakyat ikut berkomentar. Para calo kali ini benar-benar nekat: belum punya tiket, tapi sudah menjual kecemasan.
Intinya, yang dijual calo bukanlah tiket, melainkan kepanikan karena “tak kebagian”. Dari 5 juta orang yang berebut tiket, sebagian besar memang sudah pasti tidak akan mendapatkannya. Cukup edit tangkapan layar dan karang cerita, pasti ada saja yang mengeluarkan uang. Ingat satu hal: dengan verifikasi identitas yang ketat, “tiket jalur dalam” atau “tiket pindah tangan” hampir selalu berarti penipuan. Menjaga dompet tetap aman lebih penting daripada berebut tiket secepat mungkin.
Apa pertunjukan yang paling sulit kamu dapatkan tiketnya? Ceritakan di kolom komentar 👇
#TiketCaloSelangit
Sumber: Sina Finance/Beijing News (dirangkum)