Minyak (urat nadi): Trump ingin menggenjot energi dalam negeri, karena minyak bukan hanya ampuh meredam inflasi, tetapi juga menjadi fondasi hegemoni dolar.

Saham AS (kambing hitam yang menanggung tekanan): Kebijakan tarif mendorong inflasi naik dan menghambat The Fed untuk memangkas suku bunga. Saham AS yang valuasinya terlalu tinggi pasti akan menghadapi pengempisan gelembung secara besar-besaran.

Kripto (ATM likuiditas): Dukungan kebijakan memang menguntungkan, tetapi ketika modal benar-benar seret, Wall Street tetap akan menjualnya lebih dulu untuk mengumpulkan uang tunai.

Wall Street tidak akan rugi, minyak harus dipertahankan, dan yang paling duluan terguncang serta terkuras mungkin justru saham AS.

$SNDK
Ini baru permulaan, masih terus merosot!!

Membeli saat harga jatuh? Belum tentu sudah mencapai titik terendah!!!