Saat membuat pesanan di bursa, langkah pertama adalah memilih jenis pesanan. Yang paling umum adalah pesanan pasar dan pesanan limit. Perbedaannya bukan soal membeli atau menjual, melainkan apakah Anda lebih mementingkan “langsung tereksekusi” atau “harga yang terkendali”.

Koin terkait: $BTC tercatat di 81,403.26 (24 jam -0.26%).

📌 Kenali buku pesanan terlebih dahulu

Perdagangan spot di bursa menggunakan buku pesanan: pesanan beli diurutkan dari harga tertinggi ke terendah, sedangkan pesanan jual diurutkan dari harga terendah ke tertinggi. Selisih antara harga beli tertinggi dan harga jual terendah disebut spread bid-ask.

Setiap pesanan yang Anda buat akan langsung dicocokkan dengan pesanan yang sudah ada di buku pesanan, atau masuk ke buku pesanan sebagai pesanan baru untuk menunggu dicocokkan dengan pesanan orang lain.

📌 Order pasar: eksekusi dulu, harga belakangan

Order pasar tidak menentukan harga dan akan langsung dieksekusi pada penawaran terbaik yang tersedia di buku order. Keunggulannya adalah cepat, cocok saat Anda perlu segera membeli atau menjual.

Komprominya, harga eksekusi tidak bisa dikendalikan. Jika nilai order cukup besar atau pasangan trading sedang sepi, order pasar dapat menyapu beberapa tingkat order yang tersedia. Akibatnya, harga eksekusi rata-rata bisa berbeda dari harga yang terlihat saat order dibuat. Inilah yang disebut slippage.

📌 Order limit: harga terkendali, tetapi belum tentu tereksekusi

Pada order limit, Anda harus menentukan harganya sendiri: order beli hanya akan dieksekusi pada harga yang ditetapkan atau lebih rendah, sedangkan order jual hanya akan dieksekusi pada harga yang ditetapkan atau lebih tinggi. Jika harga tersebut belum tersentuh, order akan tetap berada di buku order untuk menunggu dan bisa saja hanya terisi sebagian.

Banyak bursa juga menyediakan beberapa jenis masa berlaku: GTC tetap berlaku sampai terisi atau dibatalkan; IOC langsung mengeksekusi bagian yang bisa terisi dan membatalkan sisanya; FOK harus terisi seluruhnya sekaligus, atau seluruh order dibatalkan.

📌 Order stop-limit dan beberapa kebiasaan baik

Order stop-limit mengharuskan Anda mengisi dua harga: harga pemicu dan harga limit. Setelah harga terakhir mencapai harga pemicu, sistem baru akan memasang order limit pada harga yang ditentukan. Jika pasar bergerak terlalu cepat, order limit ini mungkin tidak sempat tereksekusi.

Saat volatilitas tinggi, waspadai slippage ketika menggunakan order pasar. Untuk nilai yang besar, Anda bisa menggunakan order limit dan memasangnya secara bertahap. Sebelum membuat order, periksa kembali harga, jumlah, dan arah beli atau jual. Kesalahan menambahkan satu angka nol bukan hal yang jarang terjadi.

📌 Ringkasan

Jenis order tidak menentukan untung atau rugi. Jenis order menentukan seberapa besar selisih harga yang bersedia Anda terima demi kecepatan eksekusi. Pikirkan dulu mana yang lebih penting, lalu pilih jenis order. Jangan mempertaruhkan seluruh dana pada satu proyek.

Untuk edisi berikutnya, Anda ingin membahas apa? Kontrak atau topik lainnya?