Pasar pertanian bergerak beragam pada 12–17 Oktober. Pasokan menekan harga biji-bijian, sementara kopi dan gula mendapat dukungan dari faktor yang berbeda.

🌾 Jagung, kedelai, dan gandum masih tertekan oleh pasokan AS dan aktivitas panen. Pada penutupan 16 Oktober, jagung Desember diperdagangkan di sekitar USD 4,74 per bushel, kedelai November di USD 12,61, dan gandum Desember di sekitar USD 6,60.

🚜 Laporan penawaran dan permintaan USDA bulan Oktober menaikkan proyeksi produksi jagung AS menjadi 16,034 miliar bushel, memperkuat perkiraan bahwa pasokan akan berlimpah. Cuaca yang lebih kering mendukung panen dan mendorong lebih banyak hasil panen ke pasar, meskipun progres sebelumnya masih di bawah rata-rata beberapa tahun terakhir.

🫘 Kedelai mendapat sedikit dukungan dari pembelian China, tetapi pembelian tersebut belum cukup untuk mengimbangi tekanan pasokan musiman. Permintaan ekspor yang berkelanjutan akan menjadi landasan pemulihan yang lebih kuat dibandingkan pesanan yang datang sesekali.

☕ Kopi dan gula mendapat dukungan dari kekhawatiran terkait pasokan. Penurunan persediaan kopi bersertifikat meningkatkan kepekaan pasar terhadap risiko cuaca, sementara curah hujan di Brasil mengancam akan mengganggu panen tebu. Perbedaan ini menegaskan pentingnya kondisi penawaran dan permintaan yang spesifik untuk setiap komoditas.

🔎 Progres panen di AS, pesanan ekspor, dan cuaca di Brasil akan menjadi faktor utama pekan depan. Pasokan berkelanjutan dari hasil panen baru dapat membatasi pemulihan harga biji-bijian, sementara gangguan cuaca atau peningkatan pembelian dapat memberikan dukungan.

#AgriculturalMarkets $SOL $BEAMX $GRASS