Sabtu malam pukul 10, aku membuka WeChat Sports: total langkah selama dua hari, 87.

Orang hebat di foto sampul sudah mencapai 30 ribu langkah, dengan keterangan “Jalan kaki 20 km selama akhir pekan”.
Sementara itu, rute olahragaku selama dua hari ini: kasur → sofa → kulkas → kasur.
WeChat Sports cukup baik hati: aku mengungguli 0% teman.

Jangan tertawa, 87 langkah juga ada nilainya—
Demi 87 langkah ini, aku bangun untuk mengambil pesanan makanan 3 kali, menuang air 2 kali, dan sengaja pergi ke balkon sekali untuk mengambil jemuran.
Setiap langkah dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Lalu aku sadar: yang dicatat oleh jumlah langkah bukanlah kesehatan, melainkan radius kehidupan.
Ada yang mengukur kota dengan langkah kaki, ada yang mengukur akhir pekan dengan sofa.
Yang satu memamerkan jarak tempuh di media sosial, yang lain menikmati bulan dari sofa. Tak ada yang lebih baik atau lebih buruk.

Kebebasan berolahraga yang sesungguhnya adalah “aku bergerak kalau mau, kalau tidak mau ya cukup 87 langkah”.
Toh, begitu alarm hari Senin berbunyi, langkah yang harus ditempuh tak akan berkurang satu pun.

Akhir pekan ini kamu berjalan berapa langkah? Tulis di kolom komentar, kita lihat apakah 87 langkah paling sedikit 😉
Aku akan terus berbagi pengamatan tentang kehidupan sehari-hari seperti ini. Ikuti aku supaya tidak tersesat.

Sumber: Pengamatan kehidupan orisinal