🚨 PPI BARU SAJA DIRILIS DI ANGKA 6.3% — TAPI YIELD TURUN, BUKAN NAIK šŸ‘€

Inflasi produsen AS bulan September tercatat 6.3% secara tahunan, dibandingkan perkiraan 5.3% — selisih terbesar dari perkiraan sejak Maret 2022, dirilis sehari setelah data CPI yang tinggi.

Bitcoin sempat turun di bawah $80,000 selama beberapa jam, lalu kembali naik ke $81,622.

Berikut yang ditunjukkan data:
šŸ“Š Meja ETF bereaksi: ETF BTC spot mencatat arus keluar $82.4M pada 16 Okt (IBIT -$71.8M), ETH -$69.7M, SOL -$12.7M — kembali merah setelah sehari mencatat arus masuk.
šŸ“‰ Posisi berleverage tersapu: sekitar $950M posisi kripto dilikuidasi dalam 24 jam, sebagian besar posisi long.
šŸ’§ Yang aneh: imbal hasil obligasi AS 10 tahun TURUN dari 5.36% ke 5.07%, sementara emas naik mendekati $4,155.

Ketika inflasi tinggi bertemu dengan yield yang turun, pasar memperhitungkan tekanan pada pertumbuhan, bukan mengejar kenaikan suku bunga — inilah gambaran stagflasi.

Volatilitas biasanya tetap tinggi menjelang keputusan Fed pada 28 Okt, dan kini pasar memperkirakan kemungkinan 85% suku bunga ditahan — manajemen risiko lebih penting daripada bertaruh pada arah pergerakan.

Apakah kripto saat ini bertahan lebih baik daripada saham — atau hanya tertinggal saat investor menghindari risiko? šŸ‘‡

$BTC $ETH $SOL

#usppirises6.3%yearoveryear #Bitcoin #Ethereum #crypto

Bukan nasihat keuangan — hanya untuk tujuan edukasi.