🚨 BTC sempat turun di bawah $80 ribu, lalu kembali ke $82 ribu! Tapi kali ini, saya justru makin khawatir……
Pergerakan pasar beberapa hari terakhir benar-benar menarik.
CPI AS melampaui ekspektasi, pasar khawatir The Fed akan terus mempertahankan suku bunga tinggi, dan BTC sempat turun ke sekitar $79.770.
Setelah itu, dolar melemah dan BTC kembali naik ke atas $82 ribu.
Ada yang bilang, level $80 ribu sudah menjadi dasar yang kokoh.
Tapi saya ingin bertanya:
Harga memang sudah pulih, tetapi apakah pembeli sungguhan juga sudah kembali?
Inilah yang menurut saya paling layak dibahas.
Dulu, cerita yang paling sering dibicarakan di dunia kripto adalah: institusi masuk, ETF hadir, jadi Bitcoin tak akan kekurangan dana.
Namun kenyataannya, ETF menyediakan jalur untuk membeli, bukan berarti dana hanya masuk dan tidak pernah keluar.
Dolar yang melemah bisa mendorong rebound, begitu juga aksi tutup posisi oleh para penjual. Namun, tanpa pembelian spot yang berkelanjutan, reli ini belum tentu bertahan lama.
Saat ini, saya fokus mengamati tiga sinyal:
📍 Apakah BTC mampu bertahan di atas $80 ribu dan kembali menguji $84 ribu;
📍 Apakah ETH bisa ikut naik, bukan hanya BTC yang rebound sendirian;
📍 Apakah arus dana ETF dan volume perdagangan spot membaik.
Setelah bertahun-tahun memegang aset spot, saya makin merasa:
Yang paling berbahaya bukanlah melewatkan titik terendah, melainkan menganggap setiap rebound sebagai awal baru dari pasar bullish.
Untuk pergerakan kali ini, saya tidak terburu-buru menebak titik terendah.
Saya lebih ingin tahu: kapan gelombang pembeli BTC berikutnya yang benar-benar berniat membeli akan muncul?
Menurut Anda, apakah area $80 ribu sudah menjadi titik terendah untuk sementara, atau pasar masih perlu mengalami aksi jual besar-besaran sekali lagi?
#BTC #ETH #BNB