Kapitalisasi pasar sekitar 11 juta dolar AS, dalam semalam anjlok jadi cuma dua ribuan dolar—koin abal-abal yang numpang nama bintang ini kembali memberi pelajaran pahit.
Beberapa hari lalu, muncul sebuah meme coin di Solana yang memakai nama seorang bintang olahraga. Hype-nya melesat cepat, kapitalisasi pasarnya sempat menyentuh sekitar 11 juta dolar AS. Banyak orang benar-benar mengira ada dukungan dari sang selebritas, lalu buru-buru masuk dan jadi pemegang terakhir. Tapi tak lama kemudian kedoknya terbongkar: sama sekali tak ada hubungannya dengan orang tersebut. Hanya beberapa akun yang memanfaatkan namanya untuk mendongkrak hype, lalu kabur setelah meraup untung. Kapitalisasi pasar anjlok dari kisaran puluhan juta menjadi sekitar 2.460 dolar AS, turun sekitar 99,98%. Ada yang menyebutnya “nol tercepat di dunia”.
Yang lebih menyakitkan, peringatannya sebenarnya sudah ada sejak awal—ada yang bilang ini proyek tak terverifikasi yang cuma numpang nama, ada juga yang menyebutnya akun berbayar yang mendorong kapitalisasi pasar hingga ratusan ribu dolar, lalu menjualnya. Tapi saat FOMO menguasai, siapa yang masih mau mendengarkan peringatan? Begitu grafik harga menjulang seperti tebing, yang tersisa di dompet cuma remah-remah.
Begitulah alur cerita koin abal-abal yang numpang nama selebritas di dunia kripto: nama bisa mendongkrak hype, tapi tak bisa menyelamatkan modalmu. Kamu kira sedang mengejar pamor, padahal sebenarnya kamu sedang menjadi likuiditas bagi orang lain.
Beberapa hari lalu, muncul sebuah meme coin di Solana yang memakai nama seorang bintang olahraga. Hype-nya melesat cepat, kapitalisasi pasarnya sempat menyentuh sekitar 11 juta dolar AS. Banyak orang benar-benar mengira ada dukungan dari sang selebritas, lalu buru-buru masuk dan jadi pemegang terakhir. Tapi tak lama kemudian kedoknya terbongkar: sama sekali tak ada hubungannya dengan orang tersebut. Hanya beberapa akun yang memanfaatkan namanya untuk mendongkrak hype, lalu kabur setelah meraup untung. Kapitalisasi pasar anjlok dari kisaran puluhan juta menjadi sekitar 2.460 dolar AS, turun sekitar 99,98%. Ada yang menyebutnya “nol tercepat di dunia”.
Yang lebih menyakitkan, peringatannya sebenarnya sudah ada sejak awal—ada yang bilang ini proyek tak terverifikasi yang cuma numpang nama, ada juga yang menyebutnya akun berbayar yang mendorong kapitalisasi pasar hingga ratusan ribu dolar, lalu menjualnya. Tapi saat FOMO menguasai, siapa yang masih mau mendengarkan peringatan? Begitu grafik harga menjulang seperti tebing, yang tersisa di dompet cuma remah-remah.
Begitulah alur cerita koin abal-abal yang numpang nama selebritas di dunia kripto: nama bisa mendongkrak hype, tapi tak bisa menyelamatkan modalmu. Kamu kira sedang mengejar pamor, padahal sebenarnya kamu sedang menjadi likuiditas bagi orang lain.
