🏛️ Defisit anggaran AS melonjak hingga 1,99 triliun dolar AS, tertinggi sejak pandemi. Narasi Bitcoin sebagai “uang keras” kembali ramai dibahas!

📊 Data (menurut The New York Times/Departemen Keuangan AS, dikutip BlockBeats):
• Defisit tahun fiskal 2026 mencapai 1,99 triliun dolar AS, naik dari 1,78 triliun tahun sebelumnya
• Total pengeluaran 7,4 triliun (+6%), penerimaan pajak 5,4 triliun (+3%)
• Pengeluaran bunga utang pemerintah naik lebih dari 100 miliar, sementara putusan bahwa tarif ilegal membuat pemerintah harus mengembalikan lebih dari 100 miliar
• Defisit kembali melampaui 6% dari PDB, sementara total utang AS sudah menembus 40 triliun

⚠️ Namun, kenyataan berkata lain: pada Jumat, Nasdaq ditutup turun 2,14%, MSTR anjlok 9,56%, dan BTC juga kembali turun ke sekitar 81.000. Dalam jangka pendek, BTC masih bergerak mengikuti aset berisiko. Statusnya sebagai “emas digital” masih perlu dibuktikan oleh waktu.

🎯 Pandangan saya: dalam jangka panjang, ini mendukung narasi pencetakan uang berlebihan. Untuk jangka pendek, pantau imbal hasil obligasi pemerintah AS dan sentimen pasar saham AS. Garis biaya 77.000 adalah level support penting, sedangkan 83.000 menjadi resistansi di atas. Indeks Fear & Greed berada di angka 55, menunjukkan sentimen netral cenderung serakah.

👉 Menurut kalian, apakah defisit yang makin besar akan membuat BTC makin kuat, atau BTC akan lebih dulu turun bersama pasar saham AS? Yuk, diskusikan di kolom komentar 👇

$BTC $ETH #美债 #比特币 #宏观
Ini hanya pendapat pribadi dan bukan merupakan saran investasi