Dulu saya mengira peluang terbesar Nillion hanyalah menjaga kerahasiaan data sensitif. Namun, semakin saya mempelajari modelnya, semakin saya menyadari bahwa hal yang menarik justru apa yang terjadi setelah data disimpan.

Dengan Nillion, data terenkripsi berpotensi diproses tanpa mengungkap informasi yang mendasarinya. Ini membuka kemungkinan berbeda bagi DeFi: strategi perdagangan, agen AI, dan aplikasi keuangan dapat menggunakan informasi sensitif tanpa membuat semuanya menjadi konsumsi publik.

Inilah detail yang mengubah sudut pandang saya: penyimpanan data dan komputasi yang sebenarnya bukanlah jenis permintaan yang sama. Data yang disimpan bisa saja tidak tersentuh, sementara komputasi dapat menghasilkan penggunaan berulang. Perbedaan itu mungkin jauh lebih penting daripada angka penyimpanan mentah.

Kesimpulan saya, ujian ekonomi Nillion yang sesungguhnya adalah apakah para pengembang akan terus membayar untuk melakukan komputasi pada data privat, bukan sekadar bereksperimen dengan teknologinya. Permintaan itu—dan bagaimana dampaknya terhadap biaya jaringan serta utilitas $NIL —perlu dibuktikan, bukan diasumsikan.

Jika komputasi privat menjadi hal penting bagi AI dan DeFi, siapa yang akan memperoleh nilainya: jaringan, aplikasi, atau pengguna yang mengendalikan data?

@Nillion $NIL #nil