$TRUMP $DNA $DOT Kurang dari tiga minggu menjelang pemungutan suara, elektabilitas Partai Demokrat terus naik, sementara Partai Republik sudah bersiap kehilangan kendali atas DPR. Kini Trump hanya punya satu harapan: jajak pendapat kembali meleset dan membantu Partai Republik mempertahankan Senat. Namun, langkah partainya sendiri sudah menunjukkan kenyataan. Congressional Leadership Fund menarik sebagian iklannya di Iowa dan New Jersey, sementara super PAC juga mengalihkan sumber daya dari distrik-distrik yang sulit dipertahankan. Posisi di Senat pun tak aman: Texas dan Iowa disebut sebagai medan persaingan ketat, sedangkan Ohio dan Iowa masih membutuhkan dana besar untuk bertahan. Partai Republik menyebut jajak pendapat tidak bisa dipercaya dengan menunjuk pada 2016, 2020, dan 2024. Namun, pada 2022 jajak pendapat juga melebih-lebihkan dukungan bagi Partai Republik; penyimpangannya tidak selalu mengarah ke satu pihak. Trump berencana berkampanye habis-habisan di sejumlah negara bagian pada pekan-pekan terakhir, bahkan meminta para pemilih untuk “berpura-pura” bahwa ia juga tercantum di surat suara. Ini justru menunjukkan bahwa daya tarik kandidat itu sendiri tidak cukup, sementara pemilu sela lebih bergantung pada apakah pendukung fanatik mau datang memberikan suara. Gedung Putih masih bersikap keras di depan umum, tetapi para ahli strategi secara tertutup khawatir bahwa jika jajak pendapat akurat, 2026 bisa menjadi salah satu periode terburuk bagi Partai Republik. Pada akhirnya, Partai Republik bertaruh sejarah akan terulang, tetapi jajak pendapat memang bisa meleset—belum tentu meleset ke arah yang mereka harapkan. #美联储10月加息概率降至约17%