【ETF staking sepi peminat, sponsornya keburu mundur 😳🚪】

Gabung grup obrolan penggemar Tuan X di beranda 🔥

Uangnya belum masuk, penerbitnya sudah mundur duluan. VanEck mengajukan penarikan dokumen pada 14 Oktober. Produk yang bertumpu pada $ETH itu sudah disiapkan selama setahun. Pendaftarannya tak kunjung berlaku dan tak satu pun sahamnya terjual. Yang datang bukan pengumuman peluncuran, melainkan sepucuk surat yang menyatakan mereka tak berniat menerbitkannya. 😳

Produk ini awalnya terbilang baru. Produk ini tidak membeli Ethereum secara langsung, melainkan memegang token bukti staking yang diterbitkan Lido. Lido mengklaim token itu paling mendekati imbal hasil staking Ethereum. Bagi investor ritel, artinya bisa mendapat imbal hasil tanpa repot. Bagi Lido, ini seperti kartu nama dari Wall Street. 🪪

Namun, dalam setahun terakhir, persaingan di sektor ini makin ketat. BlackRock meluncurkan produk serupa sejak Maret. Hingga akhir Maret, dana itu telah mengumpulkan US$410 juta. Produk tersebut menjalankan node validator sendiri dan tidak bergantung pada token. Di sisi lain, perusahaan pialang juga ikut berebut bisnis ini. Interactive Brokers meluncurkan layanan staking Ethereum pekan ini. 🧩

Tekanan juga datang dari aset itu sendiri. Nilai aset Lido yang dikunci setahun lalu mencapai US$33,3 miliar. Kini tinggal sekitar US$23,6 miliar. Dalam setahun, nilainya menyusut hampir 30%. Token bukti staking juga bisa diperdagangkan dengan harga diskon saat pasar sedang tertekan. Investor mengira mereka membeli Ethereum. ⚠️

Data yang dirilis pada hari yang sama bahkan lebih suram. Pada Kamis, ETF spot $BTC hanya mencatat arus masuk US$5,06 juta. Sebaliknya, ETF Ethereum mengalami arus keluar US$60,22 juta. BlackRock saja mencatat arus keluar US$44,39 juta. Selama empat hari perdagangan, arus keluar bersih ETF Ethereum mencapai sekitar US$250 juta. Menurut saya, uangnya belum kembali. 📉

Menurut saya, ini bukan kebetulan. Pasar akan menentukan apakah suatu produk bagus atau tidak. Mereka yang datang belakangan hanya bisa bersaing lewat biaya dan saluran distribusi. Jika tak mampu bersaing, mundur juga bisa menjadi cara membatasi kerugian. Penerbit paling memahami hal ini. ETF dengan struktur khusus seperti ini akan makin sulit mendapat persetujuan ke depannya. 🔍

📌 Singkatnya: bukan cuma tak ada yang membeli, sponsornya sendiri sudah tak ingin menjualnya.

Menurutmu, apakah produknya memang tak menarik, atau pasar benar-benar sedang lesu?