
Bybit menerima peringatan tersebut untuk kedua kalinya sejak Juni 2021.
Jepang diperkirakan akan mendeklarasikan kebijakan kripto yang ketat pada KTT G7 pada Mei 2023.
Badan Layanan Keuangan Jepang (FSA) telah memperingatkan dan mengklasifikasikan empat bursa mata uang kripto – Bybit, MEXC Global, Bitforex, dan Bitget – sebagai “operator bisnis pertukaran aset kripto yang tidak terdaftar.” Regulator mengonfirmasi bahwa bursa kripto yang terdaftar melanggar “Undang-Undang Penyelesaian Dana” dan melakukan operasinya tanpa registrasi “pada saat mengeluarkan surat peringatan.”
Ini adalah kedua kalinya Jepang mengeluarkan peringatan peraturan kepada Bybit, pertukaran kripto terbesar keempat berdasarkan volume. Pertukaran menerima pemberitahuan ketidakpatuhan pertama, sebelumnya pada Mei 2021.
Khususnya, negara-negara lain juga memasukkan pertukaran kripto yang berbasis di Singapura ini ke dalam radar regulasi mereka. Pada bulan Maret 2021, regulator Inggris, Financial Conduct Authority (FCA), memberlakukan larangan peraturan pada layanan Bybit. Tahun lalu di bulan September, Brasil melarang Bybit menawarkan layanan turunan kripto di negara tersebut.
Demikian pula, FSA juga memperingatkan Bitforex yang berbasis di Seychelles sebelumnya pada Juni 2020. Pertukaran kripto terbesar Binance juga pernah masuk dalam daftar FSA ini. Dengan mengakuisisi bursa SEBC asli Jepang, Binance memenangkan izin untuk berfungsi di negara Asia.
Sikap Regulasi Kripto Jepang
Jepang memposisikan dirinya sebagai salah satu negara awal yang secara aktif mengadopsi peraturan kripto untuk melindungi warganya. Negara ini merangkul dan menyinkronkan industri kripto ke pasar keuangannya dengan hati-hati. Penting untuk dicatat bahwa Jepang secara hukum menyatakan mata uang kripto sebagai “aset kripto” dan bukan “mata uang virtual” setelah adanya iterasi Undang-Undang Layanan Pembayaran pada tahun 2020.
Negara Asia ini memang memiliki kerangka peraturan kripto yang ketat tetapi tidak seketat Tiongkok atau AS. Dalam KTT G7 mendatang pada Mei 2023, Jepang bersiap untuk mendeklarasikan kebijakan kripto baru. Ini mendesak negara-negara global lainnya untuk menerapkan peraturan kripto yang lebih jelas di masa depan.
Direkomendasikan untukmu
Bagaimana Masa Depan Cryptocurrency Jika Diatur?