【Sudah hampir 9 tahun memegang XRP, tetapi belum balik modal? Mengapa BTC dan ETH sudah mencetak rekor tertinggi baru🔥】
🚀 加入X先生的粉丝群聊跟进行情
Sama-sama merupakan aset utama di pasar kripto. Mengapa Bitcoin dan Ethereum sudah lama menembus rekor tertinggi sepanjang masa, sementara banyak pemegang awal XRP hingga kini belum balik modal?
Saat ini, harga XRP sekitar 1,33 dolar AS, atau 62,5% lebih rendah dibandingkan rekor tertingginya sekitar 3,55 dolar AS pada Januari 2018. Meski sempat menembus rekor lama pada 2025, harganya kemudian kembali turun tajam.
Mengapa bisa begitu? Ada tiga alasan utama.
Pertama, jumlah XRP yang beredar meningkat.
Sejak 2017, jumlah XRP yang beredar tumbuh sekitar 63%, dari 38,7 miliar menjadi 63,1 miliar koin. Semakin banyak token yang beredar, nilai setiap token bisa turun meskipun kapitalisasi pasar secara keseluruhan relatif sama.
Kedua, arus dana institusional dan aktivitas perdagangan belum cukup kuat.
Hampir setahun sejak ETF spot XRP diluncurkan, total arus masuk bersihnya sekitar 1,8 miliar dolar AS, jauh di bawah arus masuk dana ETF BTC yang bisa melampaui 1 miliar dolar AS dalam satu hari. Sementara itu, volume perdagangan spot dan volume perdagangan kontrak XRP juga turun secara signifikan.
Ketiga, perkembangan bisnis Ripple tidak berarti harga XRP pasti naik.
Ripple berfokus pada berbagai bidang bisnis seperti pembayaran lintas negara, stablecoin RLUSD, dan pembiayaan perdagangan, tetapi tidak mengembangkan ekosistem populer seperti DeFi sebagai fokus utama, seperti yang dilakukan ETH dan SOL.
Ditambah lagi, perselisihan hukum dengan SEC Amerika Serikat yang berlangsung selama bertahun-tahun turut memengaruhi permintaan pasar terhadap XRP.
Lalu, apakah ini berarti XRP sudah tidak punya peluang?
Kita tidak bisa langsung menyimpulkan begitu. Namun, investor perlu memahami bahwa perkembangan bisnis suatu perusahaan yang baik tidak berarti token yang diterbitkan atau terkait dengannya pasti menunjukkan kinerja yang sama.
📌 Ke depannya, hal yang benar-benar patut diperhatikan adalah apakah permintaan terhadap XRP dapat pulih, apakah pertumbuhan jumlah XRP yang beredar melambat, dan apakah kinerjanya dibandingkan BTC bisa membaik.
Untuk memahami sebuah token, jangan hanya melihat seberapa sukses perusahaan di baliknya. Yang lebih penting adalah apakah token itu sendiri memiliki permintaan yang berkelanjutan.
#xrp
🚀 加入X先生的粉丝群聊跟进行情
Sama-sama merupakan aset utama di pasar kripto. Mengapa Bitcoin dan Ethereum sudah lama menembus rekor tertinggi sepanjang masa, sementara banyak pemegang awal XRP hingga kini belum balik modal?
Saat ini, harga XRP sekitar 1,33 dolar AS, atau 62,5% lebih rendah dibandingkan rekor tertingginya sekitar 3,55 dolar AS pada Januari 2018. Meski sempat menembus rekor lama pada 2025, harganya kemudian kembali turun tajam.
Mengapa bisa begitu? Ada tiga alasan utama.
Pertama, jumlah XRP yang beredar meningkat.
Sejak 2017, jumlah XRP yang beredar tumbuh sekitar 63%, dari 38,7 miliar menjadi 63,1 miliar koin. Semakin banyak token yang beredar, nilai setiap token bisa turun meskipun kapitalisasi pasar secara keseluruhan relatif sama.
Kedua, arus dana institusional dan aktivitas perdagangan belum cukup kuat.
Hampir setahun sejak ETF spot XRP diluncurkan, total arus masuk bersihnya sekitar 1,8 miliar dolar AS, jauh di bawah arus masuk dana ETF BTC yang bisa melampaui 1 miliar dolar AS dalam satu hari. Sementara itu, volume perdagangan spot dan volume perdagangan kontrak XRP juga turun secara signifikan.
Ketiga, perkembangan bisnis Ripple tidak berarti harga XRP pasti naik.
Ripple berfokus pada berbagai bidang bisnis seperti pembayaran lintas negara, stablecoin RLUSD, dan pembiayaan perdagangan, tetapi tidak mengembangkan ekosistem populer seperti DeFi sebagai fokus utama, seperti yang dilakukan ETH dan SOL.
Ditambah lagi, perselisihan hukum dengan SEC Amerika Serikat yang berlangsung selama bertahun-tahun turut memengaruhi permintaan pasar terhadap XRP.
Lalu, apakah ini berarti XRP sudah tidak punya peluang?
Kita tidak bisa langsung menyimpulkan begitu. Namun, investor perlu memahami bahwa perkembangan bisnis suatu perusahaan yang baik tidak berarti token yang diterbitkan atau terkait dengannya pasti menunjukkan kinerja yang sama.
📌 Ke depannya, hal yang benar-benar patut diperhatikan adalah apakah permintaan terhadap XRP dapat pulih, apakah pertumbuhan jumlah XRP yang beredar melambat, dan apakah kinerjanya dibandingkan BTC bisa membaik.
Untuk memahami sebuah token, jangan hanya melihat seberapa sukses perusahaan di baliknya. Yang lebih penting adalah apakah token itu sendiri memiliki permintaan yang berkelanjutan.
#xrp