Strategy, perusahaan publik pengelola perbendaharaan Bitcoin terkemuka di dunia, termasuk dalam daftar perusahaan sejenis yang berpotensi dikeluarkan dari indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Diumumkan pada 15 Oktober, keputusan tersebut menetapkan kriteria keuangan baru yang membuat perusahaan non-operasional tidak memenuhi syarat untuk dimasukkan ke dalam indeks. Dalam konteks ini, perusahaan non-operasional adalah perusahaan yang nilai utama, pendapatan, atau kegiatan bisnisnya bersumber dari investasi keuangan pasif, bukan dari kegiatan komersial tradisional.

Menurut MSCI, terdapat tiga indikator utama perusahaan non-operasional:

Pertama adalah ketidakselarasan aset, ketika sebagian besar valuasi perusahaan terkait dengan aset pasif seperti Bitcoin atau surat utang pemerintah, bukan pendapatan operasional. Kedua adalah ketidaksesuaian pendapatan, ketika pendapatan dan arus kas perusahaan ditentukan oleh valuasi aset yang mendasarinya, bukan oleh aktivitas operasional inti. Ketiga adalah pola alokasi modalnya, ketika perusahaan menerbitkan utang atau saham baru untuk mengakuisisi lebih banyak aset pasif, alih-alih berinvestasi dalam riset, pengembangan, dan ekspansi bisnis. Perusahaan yang dicoret adalah perusahaan yang gagal memenuhi kriteria keuangan dan operasional selama dua periode peninjauan berturut-turut.

JPMorgan memperkirakan risiko likuidasi sebesar $2,8 miliar

JPMorgan kini memperkirakan bahwa penghapusan Strategy dari indeks MSCI dapat memicu likuidasi senilai $2,8 miliar. Angka tersebut diperoleh dengan menganalisis dana pasif yang melacak MSCI USA Index dan MSCI World Index. Dana-dana ini memiliki sekitar 13 juta saham Strategy (3,1% dari jumlah saham dasar yang beredar).

Karena ETF mengikuti alokasi indeks, penghapusan dari indeks akan mengharuskan perusahaan-perusahaan ini melepas saham tersebut, sehingga memicu tekanan jual yang tinggi.

Lebih buruk lagi, jika penyedia indeks pesaing seperti FTSE Russell atau S&P Dow Jones menerapkan langkah serupa, arus keluar dana dapat melonjak hingga $8,8 miliar sampai $11,6 miliar.

Apa selanjutnya?

Perlu diketahui, MSCI akan menerbitkan daftar resmi perusahaan yang terdampak pada 11 November, dan aturan kelayakan baru akan berlaku setelah penutupan pasar pada 30 November.

Meski Strategy menganggap potensi penghapusan dari indeks ini tidak adil, perusahaan tersebut terus mengakumulasi Bitcoin. Pembelian terbarunya membuat simpanan Bitcoin-nya mencapai 848,250 BTC.

Sementara itu, sejauh ini harga sahamnya nyaris tidak bereaksi. MSTR (Nasdaq) turun 1.83% menjadi $148.52 dalam perdagangan setelah jam bursa. STRC (Nasdaq) turun 0.18% pada periode yang sama, diperdagangkan pada harga $99.35.

Sumber: MarketWatch