Banyak orang bukan kalah karena kondisi pasar,
tetapi karena kenyataan terlalu pahit.
Saking pahitnya,
mereka tak bisa menunggu untuk menghasilkan uang sedikit demi sedikit.
Saking pahitnya, mereka harus
mempertaruhkan nasib di pasar.
Keserakahan hanyalah gejala,
penderitaanlah akar masalahnya.