Tiga kali terkena likuidasi dalam empat hari, leverage senilai US$2,7 miliar lenyap—ETH sekali lagi menjadi “raja likuidasi”.
Putaran terbaru: dalam 24 jam terakhir, total likuidasi di seluruh pasar mencapai sekitar US$970 juta. Posisi long menyumbang lebih dari 90%, dan menurut data dari sejumlah pihak, 177.000 trader terkena likuidasi. ETH sendiri menyumbang US$290 juta, sementara Bitcoin sekitar US$200 juta—kapitalisasi pasar ETH kurang dari seperenam BTC, tetapi nilai likuidasinya lebih dari 40% lebih tinggi. Posisi ETH sebagai “bintang utama likuidasi” tak tergoyahkan.
Skenarionya terasa familier: likuidasi besar pertama senilai US$820 juta terjadi pada 12 Oktober. Pada Rabu, harga pulih ke US$2.498 dan para bull baru saja menambah leverage, ketika data CPI September sebesar 3,7% secara tahunan—di atas perkiraan—dan PPI tahunan sebesar 6,3%, tertinggi tahun ini, bertubi-tubi menghantam pasar. Dalam satu jam, posisi long ETH di Binance senilai US$106 juta dilikuidasi, tertinggi dalam enam bulan.
Sinyal penting tersembunyi dalam detail: selama penurunan tajam, funding rate terus berada di wilayah positif. Ini menunjukkan para bull belum menyerah dan masih membayar untuk mempertahankan posisi. Setelah likuidasi hari Senin, open interest di seluruh pasar hanya turun 2%, menyisakan leverage senilai US$140,9 miliar yang masih bertahan. Selama para bull belum tumbang, likuidasi tak akan berhenti.
Sementara itu, para pelaku bermodal besar berada di sisi seberang: Wintermute dilaporkan memiliki posisi short senilai US$75,45 juta di Hyperliquid, dengan porsi short sebesar 86%. Dari sisi harga, ETH sempat turun ke US$2.325, menembus level pertahanan US$2.390 yang bertahan sejak pertengahan Agustus. Sejak 4 Oktober, harganya telah merosot 12,5% dan kini lebih dari separuh jalan menuju titik terendahnya dari rekor tertinggi US$4.953.
Pandangan: tiga gelombang likuidasi itu masing-masing menyingkirkan sebagian posisi jual paksa, tetapi leverage belum sepenuhnya tersapu—sebelum funding rate berbalik negatif dan open interest menyusut secara nyata, setiap pantulan berpotensi menjadi jebakan bullish. Sebaliknya, posisi short juga mengalami likuidasi hampir US$80 juta dalam satu hari; kepadatan posisi short yang berlebihan juga bisa menjadi bahan bakar bagi short squeeze. Sebelum FOMC pada 27–28 Oktober, $ETH kemungkinan besar akan berkonsolidasi di kisaran US$2.300–2.500. Mengejar harga saat naik maupun mengambil posisi short sama-sama berisiko terjepit, dan level pertahanan US$80.000 milik $BTC juga patut dicermati.
#EtherTook60%OfCryptoLiquidations
#爆仓 #ETH
Hal di atas bukan merupakan saran investasi. Lakukan riset Anda sendiri (DYOR); perdagangan memiliki risiko.
Putaran terbaru: dalam 24 jam terakhir, total likuidasi di seluruh pasar mencapai sekitar US$970 juta. Posisi long menyumbang lebih dari 90%, dan menurut data dari sejumlah pihak, 177.000 trader terkena likuidasi. ETH sendiri menyumbang US$290 juta, sementara Bitcoin sekitar US$200 juta—kapitalisasi pasar ETH kurang dari seperenam BTC, tetapi nilai likuidasinya lebih dari 40% lebih tinggi. Posisi ETH sebagai “bintang utama likuidasi” tak tergoyahkan.
Skenarionya terasa familier: likuidasi besar pertama senilai US$820 juta terjadi pada 12 Oktober. Pada Rabu, harga pulih ke US$2.498 dan para bull baru saja menambah leverage, ketika data CPI September sebesar 3,7% secara tahunan—di atas perkiraan—dan PPI tahunan sebesar 6,3%, tertinggi tahun ini, bertubi-tubi menghantam pasar. Dalam satu jam, posisi long ETH di Binance senilai US$106 juta dilikuidasi, tertinggi dalam enam bulan.
Sinyal penting tersembunyi dalam detail: selama penurunan tajam, funding rate terus berada di wilayah positif. Ini menunjukkan para bull belum menyerah dan masih membayar untuk mempertahankan posisi. Setelah likuidasi hari Senin, open interest di seluruh pasar hanya turun 2%, menyisakan leverage senilai US$140,9 miliar yang masih bertahan. Selama para bull belum tumbang, likuidasi tak akan berhenti.
Sementara itu, para pelaku bermodal besar berada di sisi seberang: Wintermute dilaporkan memiliki posisi short senilai US$75,45 juta di Hyperliquid, dengan porsi short sebesar 86%. Dari sisi harga, ETH sempat turun ke US$2.325, menembus level pertahanan US$2.390 yang bertahan sejak pertengahan Agustus. Sejak 4 Oktober, harganya telah merosot 12,5% dan kini lebih dari separuh jalan menuju titik terendahnya dari rekor tertinggi US$4.953.
Pandangan: tiga gelombang likuidasi itu masing-masing menyingkirkan sebagian posisi jual paksa, tetapi leverage belum sepenuhnya tersapu—sebelum funding rate berbalik negatif dan open interest menyusut secara nyata, setiap pantulan berpotensi menjadi jebakan bullish. Sebaliknya, posisi short juga mengalami likuidasi hampir US$80 juta dalam satu hari; kepadatan posisi short yang berlebihan juga bisa menjadi bahan bakar bagi short squeeze. Sebelum FOMC pada 27–28 Oktober, $ETH kemungkinan besar akan berkonsolidasi di kisaran US$2.300–2.500. Mengejar harga saat naik maupun mengambil posisi short sama-sama berisiko terjepit, dan level pertahanan US$80.000 milik $BTC juga patut dicermati.
#EtherTook60%OfCryptoLiquidations
#爆仓 #ETH
Hal di atas bukan merupakan saran investasi. Lakukan riset Anda sendiri (DYOR); perdagangan memiliki risiko.