📊 Sejarah selalu berulang dengan cara yang mencengangkan? “Kutukan pemilu paruh waktu” di pasar saham AS
Mari kita lihat beberapa siklus sebelumnya:
🔹 2014: BTC menyentuh titik terendah 71 hari setelah pemilu paruh waktu
🔹 2018: BTC menyentuh titik terendah 39 hari setelah pemilu paruh waktu
🔹 2022: BTC menyentuh titik terendah 13 hari setelah pemilu paruh waktu

Dari 71 hari menjadi 39 hari, lalu 13 hari. Data tidak berbohong:
1️⃣ Institusionalisasi semakin cepat: modal tak lagi menunggu kepastian yang berlarut-larut; masuk lebih awal menjadi hal biasa.
2️⃣ Keterkaitan dengan faktor makro semakin kuat: periode penerapan kebijakan setelah pemilu paruh waktu adalah saat likuiditas mengalami penataan ulang. Ada fenomena menarik: titik terendah tampaknya tercapai semakin cepat.

Akankah terjadi perubahan baru pada 2026?

Namun, ada tiga hal yang lebih saya perhatikan:

1️⃣ Apakah likuiditas makro mulai membaik?
2️⃣ Saat harga turun, apakah OI meningkat atau menurun?
3️⃣ Ketika pasar umumnya bersikap bearish, apakah harga mulai menolak untuk mencetak titik terendah baru?

Jika harga turun dan OI menurun, itu mungkin menandakan deleveraging. Jika setelahnya harga mulai stabil dan tekanan beli agresif menguat, barulah peluang pembalikan layak dicermati lebih lanjut.

Siklus historis hanya memberi petunjuk; perilaku modalah yang menjadi sinyal konfirmasi.

Pada 2026, apakah titik terendah siklus sudah semakin dekat?

Ingat: jangan mempertaruhkan seluruh pasar terlalu dini hanya karena satu pola.