Rentetan pukulan telak! PPI dan penjualan ritel sama-sama menguat, logika pasar berubah!

PPI yang baru saja dirilis langsung jauh melampaui perkiraan!
Naik 6,3% secara tahunan, lebih tinggi dari perkiraan 5,3% dan angka sebelumnya 5,4%.
Secara bulanan bahkan melonjak 1,3%, hampir tiga kali lipat dari perkiraan!

Yang lebih penting, data penjualan ritel yang dirilis bersamaan ternyata lebih kuat dari perkiraan.
Ini menunjukkan bahwa daya tahan konsumsi AS masih terjaga dan daya beli masih menopang perekonomian.
Dengan data ini, The Fed punya alasan untuk terus bersikap hawkish.

Pendorong utama kebangkitan inflasi kali ini adalah harga minyak.
Risiko geopolitik di Selat Hormuz masih belum terselesaikan, yang berarti inflasi Oktober kemungkinan besar akan lebih tinggi daripada September.

Tentu saja, kita juga perlu melihatnya secara objektif:
Meskipun resesi belum terlihat dalam jangka pendek, pasar tenaga kerja dan sejumlah data konsumsi sudah menunjukkan tanda-tanda melemah. Ketahanan ekonomi bukan berarti ekonomi sedang kuat.
Sebelumnya, probabilitas kenaikan suku bunga menurut CME sempat menyentuh 55%. Setelah rilis PPI kali ini, angka tersebut kemungkinan akan naik lebih jauh, mendekati 60%.
Pasar kini perlu menilai ulang: apakah suku bunga akan kembali dinaikkan pada Desember?

Selanjutnya, ekspektasi terhadap emas, Bitcoin, obligasi pemerintah AS, dan dolar AS harus dinilai ulang.

Bagi teman-teman yang bertransaksi, jangan sekali-kali bertaruh dengan skenario lama soal pemangkasan suku bunga!
#沃什推动缩减前瞻指引和点阵图