📉🇺🇸 WALL STREET TERTEKAN: INFLASI MENGANCAM RELI KECERDASAN BUATAN

Pasar AS menghadapi hari penuh ketidakpastian lainnya pada Kamis, 15 Oktober, setelah saham teknologi mengalami kerugian besar akibat kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan kembali memperketat kebijakan moneternya.

📊 Indeks utama menjadi sorotan

🔻 S&P 500: turun 1,1% pada Rabu, ke level 7.718,94 poin, mencatat sesi negatif kelima dalam enam sesi terakhir.

🔻 Nasdaq Composite: merosot 1,9% ke level 26.692,87 poin, terbebani saham teknologi dan perusahaan yang terkait dengan kecerdasan buatan.

🔻 Dow Jones: turun 0,1% ke level 51.621,48 poin, menunjukkan ketahanan relatif dibandingkan kerugian di sektor teknologi.

🔥 Inflasi kembali menjadi kekhawatiran Wall Street

IHK AS naik 3,7% secara tahunan pada September, lebih tinggi daripada 3,4% yang tercatat pada Agustus. Kenaikan harga ini memperkuat kekhawatiran tentang langkah Fed selanjutnya dan kemungkinan suku bunga tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama.

🤖 Kecerdasan buatan berada di bawah tekanan

Perusahaan yang terkait dengan infrastruktur AI sangat rentan terhadap kenaikan biaya pendanaan. Keraguan tentang profitabilitas investasi besar-besaran di pusat data semakin meningkatkan volatilitas sektor ini.

🏦 Hasil perusahaan juga turut membebani pasar

Bank of America mengecewakan investor dengan hasil yang berada di bawah ekspektasi, sehingga menambah tekanan pada pasar ketika para pelaku pasar mencermati laba perusahaan sekaligus prospek ekonomi.

🔎 Apa yang perlu dicermati sekarang?

Data inflasi grosir (IPP) berikutnya, sinyal dari Federal Reserve, dan hasil kuartalan dapat menentukan apakah koreksi pasar akan semakin dalam atau pembeli kembali masuk ke pasar.