Di hari bahagia sang pengantin, nama suaminya malah terpampang di poster pesta 100 hari anak di acara lain?
Kejadian di Liupanshui, Guizhou ini benar-benar bikin geleng-geleng kepala. Di lantai satu sedang berlangsung pesta pernikahan, sementara di lantai dua digelar pesta 100 hari anak suami dan mantan pacarnya. Baru dengar lokasinya saja sudah bikin darah tinggi. Yang lebih bikin runyam, ternyata mereka berdua sah menikah. Pihak hotel mengatakan kedua keluarga menandatangani kontrak secara terpisah dan semua pembayaran juga sudah lunas.
Namun, lunasnya pembayaran bukan berarti masalahnya selesai. Kedua pihak masih berselisih soal uang. Akhirnya, sang mantan pacar langsung membawa anaknya naik ke lantai dua dan mereka pun bertengkar hebat di tempat. Pesta bahagia seketika berubah jadi medan perang. Siapa yang tidak merinding melihatnya? Jadi, masalahnya bukan cuma salah paham soal “satu pria punya banyak istri”, tetapi juga karena urusan lama dan utang-piutang sebelum menikah belum dibereskan. Hubungan lama, masalah uang, urusan anak—mana ada yang bisa diselesaikan begitu saja pada hari pernikahan? Jujur saja, kalau hal-hal seperti ini tidak dituntaskan sebelum menikah, setelah menikah masalahnya cuma akan meledak lebih dahsyat. Kalau ditanya berani atau tidak menikah dalam situasi seperti ini? Kalau saya sih, setidaknya semua urusan uang dan hubungan harus dibereskan dulu.