Suka dan ikuti, ya ♥️
🚨 Indeks Harga Konsumen 3,7% dibanding perkiraan 3,6%: kejutannya kecil, tetapi maknanya tidak.
Indeks Harga Konsumen naik 0,6% secara bulanan dan 3,7% secara tahunan pada September. Indeks inti mencapai 2,6% (dibanding perkiraan 2,5%). Harga bensin menyumbang lebih dari separuh kenaikan bulanan, tetapi biaya perumahan dan jasa juga naik, jadi ini bukan sekadar guncangan harga energi.
Reaksi pasar obligasi:
📈 Imbal hasil obligasi 2 tahun melonjak sekitar 7–10 basis poin ke kisaran 4,87–4,89%
⚠️ Peluang kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve pada Oktober naik dari sekitar 20% ke kisaran 40–46%
Data yang lebih lemah akan meredakan ekspektasi kenaikan suku bunga. Namun, yang terjadi justru narasi «suku bunga tinggi untuk waktu yang lebih lama» kembali muncul.
Mengapa ini penting bagi Bitcoin (BTC): likuiditas yang mengetat menekan aset berisiko tinggi, dan BTC turun menuju sekitar 81,5 ribu dolar, sejalan dengan penurunan Nasdaq.
Pandangan saya: pasar bereaksi terhadap kejutan angkanya, bukan tajuk utamanya. Saya tidak akan mengejar penurunan ini. Saya memantau (1) apakah imbal hasil obligasi 2 tahun akan bertahan di atas 4,85%, (2) minyak mentah Brent di sekitar 106 dolar, (3) BTC merebut kembali level 84 ribu dolar dengan dukungan volume perdagangan pasar spot yang nyata. Pemicu berikutnya: keputusan Federal Reserve pada 28 Oktober.
Naikkan suku bunga atau pertahankan? Tulis prediksi kalian 👇
Ini bukan nasihat keuangan. Lakukan riset sendiri.
#CPIWatch #Bitcoin #Fed #Inflation
$BTC