Mengapa saya berpendapat BTC masih berpotensi mencetak titik terendah baru?
Inti dari pandangan bearish saya bukan sekadar analisis teknikal, melainkan perubahan kebijakan makroekonomi dan likuiditas di pasar kripto.
1. Pemilu paruh waktu AS menambah ketidakpastian pasar. Pemilu paruh waktu AS akan berlangsung pada 3 November 2026. Ekspektasi kebijakan dan sentimen pasar dapat bergejolak.
2. Tekanan suku bunga global mungkin berlanjut. Pada 16 September, The Fed telah menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin, sehingga kisaran target suku bunga dana federal menjadi 3,75%–4,00%. Jika inflasi terus berlanjut, perbedaan kebijakan di antara bank sentral utama dunia dan lingkungan suku bunga tinggi dapat menekan valuasi aset berisiko.
3. RWA sedang mengubah struktur arus dana di pasar kripto. Sebagian dana dialokasikan ke produk keuangan tradisional melalui aset yang ditokenisasi, tetapi masih belum pasti apakah dana tersebut benar-benar akan kembali ke USDT dan masuk lagi ke BTC serta ETH. Likuiditas di pasar kripto tidak serta-merta menjadi pendorong kenaikan harga koin.
Perkiraan harga saya:
BTC: 86,000 dolar AS mungkin menjadi puncak sementara dalam siklus ini. Level penting berikutnya yang perlu dicermati adalah 57,000 dolar AS; jika risiko makro memburuk, BTC juga berpotensi turun hingga 30,000 dolar AS.
ETH: Kisaran 2,800 dolar AS mungkin menjadi puncak sementara dalam siklus ini. Selanjutnya, perhatikan level 1,400 dolar AS, dan dalam skenario ekstrem, kisaran 1,000 dolar AS.
Kesimpulan: Jika suku bunga tinggi bertahan, selera risiko investor menurun, dan pasar kripto kekurangan dana baru, BTC dan ETH masih mungkin menghadapi koreksi yang lebih dalam.
Ini adalah pandangan pribadi saya terhadap pasar, bukan prediksi yang pasti. Yang penting bukan menebak puncak, melainkan mengamati apakah suku bunga, arus dana, dan level support utama terus memburuk.
Inti dari pandangan bearish saya bukan sekadar analisis teknikal, melainkan perubahan kebijakan makroekonomi dan likuiditas di pasar kripto.
1. Pemilu paruh waktu AS menambah ketidakpastian pasar. Pemilu paruh waktu AS akan berlangsung pada 3 November 2026. Ekspektasi kebijakan dan sentimen pasar dapat bergejolak.
2. Tekanan suku bunga global mungkin berlanjut. Pada 16 September, The Fed telah menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin, sehingga kisaran target suku bunga dana federal menjadi 3,75%–4,00%. Jika inflasi terus berlanjut, perbedaan kebijakan di antara bank sentral utama dunia dan lingkungan suku bunga tinggi dapat menekan valuasi aset berisiko.
3. RWA sedang mengubah struktur arus dana di pasar kripto. Sebagian dana dialokasikan ke produk keuangan tradisional melalui aset yang ditokenisasi, tetapi masih belum pasti apakah dana tersebut benar-benar akan kembali ke USDT dan masuk lagi ke BTC serta ETH. Likuiditas di pasar kripto tidak serta-merta menjadi pendorong kenaikan harga koin.
Perkiraan harga saya:
BTC: 86,000 dolar AS mungkin menjadi puncak sementara dalam siklus ini. Level penting berikutnya yang perlu dicermati adalah 57,000 dolar AS; jika risiko makro memburuk, BTC juga berpotensi turun hingga 30,000 dolar AS.
ETH: Kisaran 2,800 dolar AS mungkin menjadi puncak sementara dalam siklus ini. Selanjutnya, perhatikan level 1,400 dolar AS, dan dalam skenario ekstrem, kisaran 1,000 dolar AS.
Kesimpulan: Jika suku bunga tinggi bertahan, selera risiko investor menurun, dan pasar kripto kekurangan dana baru, BTC dan ETH masih mungkin menghadapi koreksi yang lebih dalam.
Ini adalah pandangan pribadi saya terhadap pasar, bukan prediksi yang pasti. Yang penting bukan menebak puncak, melainkan mengamati apakah suku bunga, arus dana, dan level support utama terus memburuk.