$BTC $ETH $BZ #9月CPI来袭原油美债走势如何
CPI inti masih melonjak, Bitcoin akhirnya gagal menembus 84 ribu
Teman-teman, saat angka CPI keluar tadi malam, aku menatap layar dan menghela napas—hal yang paling kutakutkan akhirnya terjadi.
CPI keseluruhan 3,7%, di atas perkiraan. Itu masih bisa dimengerti, harga minyak memang mahal. Yang lebih mengkhawatirkan adalah CPI inti: perkiraannya 2,5%, tetapi hasilnya 2,6%. Tiket pesawat, mobil bekas, dan biaya berobat semuanya naik. Setelah harga minyak mahal selama beberapa bulan, dampaknya akhirnya merembet ke harga-harga lain.
Minyak mentah Brent masih di kisaran 103–104 dolar AS. Kalau harga minyak tidak turun, inflasi juga tidak akan mereda.
Reaksi pasar sangat jelas. Probabilitas kenaikan suku bunga pada akhir bulan kemarin 21,6%; begitu data keluar, angkanya melonjak menjadi 43,7%—naik dua kali lipat. Imbal hasil obligasi pemerintah AS menembus 5,31%, dan aset berisiko merosot di semua lini.
Bitcoin sempat melonjak ke 84,146, lalu anjlok ke 81,514. Sekarang berada di sekitar 81,950. Angka 84 ribu gagal ditembus, dan level 82,500 juga tak mampu dipertahankan.
Pesannya jelas: urusan kenaikan suku bunga belum selesai. Soal jadi atau tidaknya kenaikan pada akhir bulan, sekarang peluangnya kurang lebih seimbang.
Dalam jangka pendek, level 82,467 menjadi tekanan di atas. Di bawah, kita lihat dulu apakah 81,514 bisa bertahan. Kalau bertahan, masih ada peluang untuk kenaikan berikutnya. Kalau jebol, tunggu saja di 81,000.
Kesimpulan tengah malam tetap sama: jangan nekat pasang posisi besar saat sedang gelisah. Selama modal masih tersisa, peluang pasar tak akan habis.
Kalian terjebak di posisi rugi atau berhasil menghindar dengan tidak memegang posisi? Ceritakan di kolom komentar.
CPI inti masih melonjak, Bitcoin akhirnya gagal menembus 84 ribu
Teman-teman, saat angka CPI keluar tadi malam, aku menatap layar dan menghela napas—hal yang paling kutakutkan akhirnya terjadi.
CPI keseluruhan 3,7%, di atas perkiraan. Itu masih bisa dimengerti, harga minyak memang mahal. Yang lebih mengkhawatirkan adalah CPI inti: perkiraannya 2,5%, tetapi hasilnya 2,6%. Tiket pesawat, mobil bekas, dan biaya berobat semuanya naik. Setelah harga minyak mahal selama beberapa bulan, dampaknya akhirnya merembet ke harga-harga lain.
Minyak mentah Brent masih di kisaran 103–104 dolar AS. Kalau harga minyak tidak turun, inflasi juga tidak akan mereda.
Reaksi pasar sangat jelas. Probabilitas kenaikan suku bunga pada akhir bulan kemarin 21,6%; begitu data keluar, angkanya melonjak menjadi 43,7%—naik dua kali lipat. Imbal hasil obligasi pemerintah AS menembus 5,31%, dan aset berisiko merosot di semua lini.
Bitcoin sempat melonjak ke 84,146, lalu anjlok ke 81,514. Sekarang berada di sekitar 81,950. Angka 84 ribu gagal ditembus, dan level 82,500 juga tak mampu dipertahankan.
Pesannya jelas: urusan kenaikan suku bunga belum selesai. Soal jadi atau tidaknya kenaikan pada akhir bulan, sekarang peluangnya kurang lebih seimbang.
Dalam jangka pendek, level 82,467 menjadi tekanan di atas. Di bawah, kita lihat dulu apakah 81,514 bisa bertahan. Kalau bertahan, masih ada peluang untuk kenaikan berikutnya. Kalau jebol, tunggu saja di 81,000.
Kesimpulan tengah malam tetap sama: jangan nekat pasang posisi besar saat sedang gelisah. Selama modal masih tersisa, peluang pasar tak akan habis.
Kalian terjebak di posisi rugi atau berhasil menghindar dengan tidak memegang posisi? Ceritakan di kolom komentar.
