🚨 Tagihan lama dari 8 tahun lalu, kali ini BitMEX benar-benar tak bisa menghindar

Programmer Inggris Lewis Barber menggugat BitMEX di Pengadilan Tinggi London, menuntut pengembalian 324,8 koin $BTC —dengan harga real-time $81.866 saat berita ini ditulis, nilainya setara sekitar $26,590 juta.

🎯 Logika gugatannya bisa dibilang “senjata ampuh untuk membalikkan keadaan”:
Sederhananya: dari 2018 hingga 2022, kalian sama sekali tidak memiliki izin FCA Inggris, tetapi membiarkan saya melakukan 2.294 transaksi kontrak perpetual di platform kalian (1.053 di antaranya merugi)—menurut Undang-Undang Layanan dan Pasar Keuangan, kontrak semacam ini sama sekali tidak sah, jadi uang yang hilang harus dikembalikan kepada saya.

💥 Yang lebih serius, pengacaranya mengatakan: jika gugatan ini dimenangkan, semua pengguna lama di Inggris bisa meniru langkah tersebut. Potensi klaim yang dihadapi BitMEX bisa mencapai “ratusan juta pound” (ini perkiraan pengacara sendiri; pengadilan belum menetapkan apa pun).

🏚️ Sedikit latar belakang: pada 23 September tahun ini, BitMEX baru saja menutup bursa secara sukarela; pada Juli 2024, perusahaan itu mengaku bersalah di AS karena melanggar Undang-Undang Kerahasiaan Bank, lalu didenda $100 juta pada Januari 2025.

Tanggapan BitMEX cuma satu kalimat: “Surat gugatannya saja belum sampai ke tangan saya.”

Menurut kalian, apakah dia bisa mendapatkan kembali 324,8 bitcoin itu? 🤔

Sumber: laporan The Guardian, 10-14

Hanya untuk referensi, bukan merupakan saran investasi