Di pasar mata uang kripto, tidak semua aset bergerak sendiri-sendiri. Para trader sering melihat Bitcoin naik atau turun, lalu sebagian besar pasar mengikutinya dalam beberapa jam. Pergerakan bersama ini dikenal sebagai korelasi (Correlation), dan memahaminya penting bagi siapa pun yang ingin membangun portofolio seimbang atau mengelola risiko dengan cermat.

Apa arti korelasi dengan Bitcoin?

Koefisien korelasi adalah ukuran dengan rentang antara -1 dan +1:

Mendekati +1: Koin bergerak hampir searah dengan Bitcoin. Jika BTC naik, koin tersebut ikut naik; jika BTC turun, koin tersebut ikut turun.

Mendekati 0: Tidak ada hubungan yang jelas antara pergerakan keduanya.

Mendekati -1: Koin bergerak berlawanan arah dengan Bitcoin. Hal ini sangat jarang terjadi di pasar kripto.

Penting untuk membedakan korelasi dan besarnya pergerakan: sebuah koin bisa berkorelasi kuat dengan Bitcoin, tetapi bergerak dengan volatilitas yang jauh lebih tinggi. Karena itu, ukuran Beta juga digunakan untuk menunjukkan besarnya pergerakan koin dibandingkan dengan Bitcoin.

Koin-koin utama yang berkorelasi dengan Bitcoin

1. Solana (SOL): Saat ini paling erat pergerakannya dengan Bitcoin

Data terbaru menunjukkan bahwa Solana termasuk koin besar yang pergerakannya paling selaras dengan Bitcoin. Dalam beberapa pengukuran, koefisien korelasinya selama periode 90 hari melampaui 0,9. Artinya, pergerakan besar pada BTC biasanya terlihat pada SOL dengan kekuatan yang hampir sama. Hal ini menjadikannya instrumen yang cocok bagi trader yang memperkirakan arah pasar secara umum, tetapi risikonya lebih tinggi.

2. Ethereum (ETH): Pilar kedua pasar

Secara historis, Ethereum merupakan koin dengan korelasi tertinggi terhadap Bitcoin setelah Bitcoin sendiri, dan pengukuran terbaru masih menunjukkan korelasi yang tinggi. Meski begitu, Ethereum memiliki faktor pendorong tersendiri, seperti peningkatan jaringan dan permintaan institusional terhadap produk tokenisasi serta keuangan terdesentralisasi. Hal ini dapat menciptakan periode ketika Ethereum mengungguli Bitcoin maupun tertinggal darinya.

3. Koin besar lainnya: XRP, ADA, dan LINK

Koin-koin ini biasanya bergerak mengikuti arah umum yang sama dengan Bitcoin, tetapi dengan tingkat yang berbeda-beda. Sebagian dipengaruhi oleh berita khusus, seperti perkembangan hukum XRP, peningkatan jaringan ADA, atau kemitraan dan layanan data LINK. Karena itu, korelasinya tetap tinggi, tetapi tidak sekonsisten korelasi ETH dan SOL.

4. Koin meme dan koin dengan likuiditas tinggi: DOGE dan BCH

Koin-koin ini berkorelasi kuat dengan Bitcoin pada masa kepanikan atau euforia pasar, karena trader sering mengambil keputusan yang sama di seluruh pasar. Namun, korelasinya terkadang melemah ketika perhatian terhadap komunitas atau suatu peristiwa media lebih mendominasi daripada pergerakan pasar.

Koin-koin yang bergerak dengan arah berbeda

Tidak semua koin selalu mengikuti pergerakan Bitcoin. Beberapa laporan menunjukkan bahwa sejumlah aset berkinerja secara independen dalam periode tertentu, di antaranya:

HYPE: Mengungguli Bitcoin dalam beberapa periode sepanjang tahun, didorong oleh pertumbuhan platform dan tingkat likuiditasnya.

TRX: Mencatat pertumbuhan yang lebih stabil dengan volatilitas lebih rendah dibandingkan Bitcoin.

BNB: Diuntungkan oleh mekanisme pembakaran token setiap tiga bulan, yang mengurangi jumlah pasokan terlepas dari sentimen pasar.

Namun, kemandirian ini bersifat relatif dan tidak terjamin. Bahkan koin yang bergerak mandiri pun biasanya kembali terpengaruh oleh Bitcoin saat terjadi guncangan besar di pasar.

Apa artinya bagi investor?

Diversifikasi semu berisiko: memiliki SOL, ETH, dan ADA sekaligus tidak memberikan diversifikasi yang sesungguhnya karena pergerakan ketiganya hampir searah.

Pemantauan berkala itu penting: korelasi berubah seiring kondisi pasar, jadi sebaiknya ditinjau, misalnya, setiap tiga bulan.

Musim altcoin belum dimulai: indeks musim altcoin masih rendah, yang berarti Bitcoin saat ini memimpin pasar.

Volatilitas berlipat ganda: koin yang berkorelasi dengan Bitcoin akan menghasilkan keuntungan lebih besar saat pasar naik dan kerugian lebih besar saat pasar turun.

Ringkasan

Bitcoin adalah penggerak utama pasar kripto. Koin-koin besar seperti Solana dan Ethereum saat ini paling erat pergerakannya dengan Bitcoin, disusul koin seperti XRP, ADA, dan LINK. Sebaliknya, koin seperti HYPE dan TRX terkadang bergerak secara mandiri. Memahami hubungan ini membantu Anda memilih strategi dengan lebih bijak, baik untuk trading jangka pendek maupun membangun portofolio jangka panjang.

Catatan: Artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan analisis, bukan nasihat investasi. Kripto memiliki risiko tinggi dan nilainya bisa turun hingga tidak bernilai sama sekali. Selalu lakukan riset sendiri (DYOR) dan konsultasikan dengan penasihat keuangan berlisensi sebelum mengambil keputusan.