CPI September Panas di 3,7% — Minyak & Obligasi Treasury Bergejolak! #CPIWatch*

CPI pada 14 Okt lebih tinggi dari perkiraan — dan minyak menjadi penyebabnya.

*Data:*
Headline YoY: *3,7%* vs estimasi 3,6%, sebelumnya 3,4%
MoM: 0,6% vs sebelumnya 0,4%
Core YoY: *2,6%* vs estimasi 2,5%
Energi YoY: *20,4%*, bensin naik 9,1% MoM — menyumbang lebih dari 50% kenaikan bulanan.

Minyak mentah Brent berada di *$105.50* di tengah ketegangan Timur Tengah. Grafik saya membuktikan CPI dan Brent bergerak searah sejak Juli. Jika harga minyak terus naik, CPI Oktober akan lebih panas lagi.

*Reaksi obligasi Treasury:*
Imbal hasil 10Y *5.195%*, 30Y *5.55%* — mendekati level tertinggi dalam 24 tahun. Rilis data yang panas kembali memicu taruhan kenaikan suku bunga Fed pada Desember. Saham teknologi melemah, dolar dan imbal hasil melonjak. Fed kemungkinan akan melewatkan rapat 28 Okt, tetapi risiko kenaikan suku bunga pada Desember kini nyata.

*Rencana trading saya:*
Long $BZUSDT — Momentum minyak + tekanan inflasi energi belum berakhir. Pasang stop di bawah $92.
Bearish $TMFUSDT dalam jangka pendek, bullish $TBT — imbal hasil menuju 5.36% jika tren panas berlanjut.
Dana tunai saya parkir di $RWUSD untuk mendapatkan imbal hasil sambil menunggu.

Strategi: Jangan dulu membeli obligasi jangka panjang saat harganya turun. Tunggu sampai imbal hasil 10Y turun di bawah 5%. Minyak masih lebih kuat daripada obligasi Treasury sampai inflasi energi mereda.


Apakah Anda long minyak atau short obligasi Treasury?

#CPIWatch $BZUSDT $TMFUSDT $TBT $RWUSD