Inflasi AS baru saja tercatat lebih tinggi dari perkiraan — CPI aktual sebesar 3,7% dibandingkan perkiraan 3,6% dan angka sebelumnya 3,4%. Biaya bahan bakar menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan ini.

Artinya bagi kripto: Inflasi yang meningkat membuat The Fed tetap hawkish. Biasanya, kondisi ini memperkuat dolar dan mendorong imbal hasil naik—keduanya menjadi hambatan bagi aset berisiko seperti $BTC dan altcoin. Tekanan jangka pendek memang nyata.

Namun, ini pandangan jangka panjangnya: Lonjakan inflasi tidak memutus siklus makro. Jika inflasi inti mereda atau imbal hasil turun, kita mungkin akan melihat kelegaan. Yang lebih penting, secara historis $BTC berkembang pesat dalam situasi ketika kepercayaan terhadap mata uang fiat memudar. Data ini mengingatkan semua orang mengapa aset keras itu penting.

Menurut saya: Volatilitas dalam waktu dekat kemungkinan terjadi. Jangan mengejar pergerakan harga akibat data inflasi yang tinggi—biarkan pergerakan harga stabil terlebih dahulu. Jika $BTC bertahan di level support penting dalam situasi ini, itu pertanda kuat. Manfaatkan pelemahan harga untuk menambah posisi, bukan panik. Kesabaran akan membuahkan hasil dalam siklus seperti ini.

Ini bukan nasihat keuangan. Lakukan riset Anda sendiri.