CPI akan keluar malam ini pukul 20.30. Untuk Bitcoin, sebenarnya cuma ada satu angka yang perlu diperhatikan: CPI inti.

CPI inti bulan Agustus 2,4%, dan perkiraan saat ini masih 2,4%. Semua orang memperhatikan apakah CPI keseluruhan akan menembus 3,7%, tetapi kenaikan itu terutama karena harga minyak yang mahal—Brent sekarang $106 per barel. Yang benar-benar menentukan ke mana arah Bitcoin adalah CPI inti.

Kalau CPI inti mencapai lebih dari 2,5%, berarti dampak harga minyak mulai merembet ke sektor lain. Ongkos angkut, upah, dan berbagai barang perlahan ikut naik, sehingga The Fed makin berani menaikkan suku bunga. Imbal hasil obligasi AS bisa melonjak ke 5,3%, dan Bitcoin di level 84 ribu akan makin mudah tertekan—kemungkinan besar harus turun mencari level yang lebih rendah.

Kalau CPI inti tetap di 2,4%, berarti kali ini masalahnya cuma soal minyak. Kemungkinan besar suku bunga tidak akan dinaikkan pada rapat akhir bulan, obligasi AS bisa bernapas lega, dan Bitcoin juga berpeluang sedikit melonggar.

Kenapa The Fed begitu mencermati CPI inti? Karena trauma dengan tahun 70-an. Pada 1973, harga minyak naik empat kali lipat. Ketika inflasi mulai turun, The Fed perlahan memangkas suku bunga karena mengira semuanya sudah berlalu. Namun, dampak minyak sudah merembet ke segala hal. Pada 1979, kekacauan di Iran memicu gelombang kedua yang bahkan lebih parah daripada gelombang pertama. Pada akhirnya, suku bunga dinaikkan sampai 20% untuk mengendalikannya.
Kali ini, Iran lagi yang menjadi pemicu.

Jadi malam ini jangan terpaku pada angka besar di judul berita. Langsung lihat angka CPI inti. 2,4% atau 2,5%—selisih 0,1% itu yang membedakan Bitcoin bergerak naik atau turun. $ETH

#9月cpi来袭原油美债走势如何