Malam ini pukul 20.30, CPI September: inflasi inti bulanan 0,2% atau 0,3% akan menjadi titik penentu

Mari mulai dari perkiraan:

CPI keseluruhan tahunan mungkin naik dari 3,4% ke 3,6%, dengan kenaikan bulanan 0,6%—terbesar dalam hampir lima bulan. Kenaikan harga energi menjadi penyebab utamanya.

CPI inti diperkirakan sebesar 2,5% secara tahunan dan 0,2% secara bulanan, sedikit lebih rendah dibandingkan 0,3% bulan lalu.

Mengapa data ini begitu penting?

Karena ini adalah laporan inflasi terakhir sebelum rapat kebijakan suku bunga Federal Reserve pada 27–28 Oktober. Data CME menunjukkan pasar saat ini hanya memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sekitar 17%.

Namun, jangan lupakan latar belakangnya: CPI inti bulanan pada Agustus sebesar 0,3%, yang langsung membuat FOMC September menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun. Saat itu, peluangnya sempat melonjak hingga 70%. Kini tinggal 17%. Pasar bertaruh bahwa pengetatan kali ini hanya sekali, bukan awal dari kenaikan berkelanjutan.

Jadi, malam ini hanya ada satu angka yang perlu diperhatikan: CPI inti bulanan.

Jika bertahan di 0,2%: kemungkinan besar Fed tidak akan mengubah suku bunga dan menunda kenaikan hingga Desember. Pasar bisa bernapas lega.

Jika naik ke 0,3%: ekspektasi kenaikan suku bunga akan langsung menguat lagi, dan rapat Oktober kembali membuat pasar tegang.

Sebelumnya, CICC telah menganggap 0,3% sebagai ambang untuk memulai kembali kenaikan suku bunga. Pasar saat ini bertaruh pada “kalibrasi ulang satu kali”, bukan babak baru pengetatan.

Kamis nanti, data PPI juga akan menyusul. Kedua laporan ini akan menentukan pandangan pasar terhadap inflasi dan arah kebijakan Fed.

#9月CPI来袭原油美债走势如何