🔐 Binance P2P: 3 kesalahan yang harus dihindari saat menjual kripto.

Di P2P, kamu membeli atau menjual langsung dengan pengguna lain. Karena itu, sebelum melepaskan kriptomu, ada beberapa hal yang wajib kamu verifikasi.

1️⃣ PERCAYA PADA TANGKAPAN LAYAR
Gambar bukti transfer, email, atau pesan “pembayaran terkirim” tidak membuktikan bahwa uang sudah kamu terima.

Buka aplikasi bank atau dompet digitalmu secara langsung, lalu periksa jumlah uang yang diterima dan tersedia. Jika tidak bisa memastikannya, jangan lepaskan kripto.

2️⃣ MENERIMA PEMBAYARAN DARI PIHAK KETIGA
Pastikan nama pemilik rekening yang mengirim pembayaran cocok dengan identitas pembeli yang telah terverifikasi.

Jika mereka berkata, “teman saya yang akan membayar,” jangan anggap itu hal sepele. Pembayaran dari pihak ketiga melanggar kebijakan Binance P2P. Jika kamu sudah menerimanya, minta bantuan resmi sebelum melanjutkan.

3️⃣ MELANJUTKAN TRANSAKSI DI LUAR PLATFORM
Lakukan transaksi dan percakapan tetap di Binance P2P. Jangan beralih ke WhatsApp atau Telegram hanya karena seseorang menjanjikan ketentuan yang lebih baik.

Jika terjadi masalah, simpan bukti dan gunakan proses banding pada pesanan.
#
🐼 Contoh: pembeli mengirim tangkapan layar dan mendesakmu untuk melepaskan kripto, tetapi uangnya belum masuk ke rekeningmu. Yang harus dilakukan adalah memeriksa dan meminta bantuan, bukan terburu-buru menuruti desakan.

Pemeriksaan ini mengurangi risiko, tetapi tidak menghilangkannya sepenuhnya.
$
💬 Kesalahan mana yang sudah kamu ketahui? Bagikan tips tanpa memublikasikan data pribadi.

#BinanceP2P #KeamananKripto #DPANDA #BTC