60% kali ini dicapai karena harga turun, bukan naik.

Dominasi Bitcoin kembali ke 60.05%, tertinggi dalam hampir sebulan. Namun jangan terkecoh oleh angkanya: $BTC juga sedang turun. Dalam aksi jual tajam pada 8 Oktober, Bitcoin turun sekitar 3.3% dalam 24 jam, sementara Ethereum ($ETH ) turun lebih dari 6% dan Ripple turun 7.4%—altcoin mengalami pendarahan lebih parah. Angka 60% ini terbentuk karena Bitcoin “turun lebih sedikit”, sebuah mekanisme perlindungan yang menyedot pangsa pasar, bukan ekspansi agresif.

Ini juga menjelaskan perbedaan pandangan soal angka tersebut saat ini: satu tafsir menyebutnya risk-on, dengan alasan bahwa turunnya porsi $USDT menjadi 6.3% menunjukkan dana keluar dari uang tunai untuk membeli kripto. Namun, skenario pada 8 Oktober justru sebaliknya—saat volatilitas datang, altcoin selalu menjadi sasaran pertama, sedangkan Bitcoin hanyalah pilihan yang paling tidak menyakitkan. Dominasi pasar bisa mencetak rekor tertinggi bersamaan dengan melemahnya harga, dan inilah buktinya.

Hal yang benar-benar perlu diperhatikan hari ini adalah CPI September yang akan diumumkan pukul 20:30 waktu Beijing. Ada dua skenario: pertama, inflasi lebih tinggi dari perkiraan → taruhan kenaikan suku bunga meningkat → dana terus terkonsentrasi pada Bitcoin, dan angka 60% hanyalah pertengahan perjalanan; kedua, inflasi mereda → imbal hasil riil turun → altcoin mendapat ruang bernapas, dan dominasi pasar kembali ke sekitar 59%.

Dalam sebulan terakhir, dominasi pasar sempat turun ke 59% lalu rebound lebih dari 1 poin persentase. Ini menunjukkan bahwa 60% kini menjadi level yang terus diperebutkan oleh pihak bullish dan bearish, bukan tren satu arah. Arah dominasi pasar dalam 4 jam setelah pengumuman CPI malam ini akan memberi tahu lebih banyak tentang pergerakan dana dibandingkan harga itu sendiri.

#BTCDominanceBackAt60%
#BTC #CPI

Informasi di atas bukan merupakan saran investasi. Lakukan riset sendiri (DYOR); perdagangan memiliki risiko.