Menurut BlocksBridge Consulting, para penambang #Bitcoin yang terdaftar di bursa dan berekspansi ke sektor AI menghadapi kesenjangan pendanaan sekitar US$50 miliar, karena para pemberi pinjaman menjadi lebih selektif. Para kreditor besar dan lembaga keuangan kini jauh lebih ketat dalam memberikan pinjaman untuk pusat data AI. Mereka kini mencermati dengan saksama klien akhir, kekuatan kontrak sewa, dan kelayakan teknis proyek.

Mengubah fasilitas penambangan BTC menjadi pusat data yang sesuai untuk AI bukan sekadar mengganti merek. Hal ini membutuhkan investasi miliaran dolar untuk perangkat keras canggih, sistem pendingin cair atau berkepadatan tinggi yang kompleks, jaringan redundan, dan pasokan energi yang terjamin. Seiring berubahnya biaya pinjaman, setiap keterlambatan dalam penyediaan megawatt yang dijanjikan akan menunda pendapatan yang diharapkan, sementara biaya keuangan terus bertambah.