Putusan pengadilan London telah meningkatkan peluang pemerintah Inggris untuk mempertahankan sebagian besar bitcoin senilai 3,8 miliar pound ($5 miliar) yang disita, menurut laporan Financial Times pada Selasa. Putusan tersebut berkaitan dengan 61.000 BTC yang disita dalam penyelidikan terhadap Zhimin Qian, yang mengaku bersalah menipu ribuan orang di China. Pengadilan memutuskan bahwa hukum China, bukan hukum Inggris, yang harus mengatur klaim para korban atas harta mereka karena penipuan yang mendasarinya sepenuhnya terjadi di China. Putusan itu tidak menentukan siapa pemilik bitcoin tersebut, tetapi mempersempit peluang para korban untuk mendapatkan kembali kerugian mereka. Pengacara para korban mengajukan banding.
