🚀Pasar bullish AI memasuki tahun keempat: 123 kali mencetak rekor tertinggi, tambahan dana US$40 triliun—apakah akhir pasar bullish masih jauh?
📊 I. Catatan pencapaian empat tahun
* Memecahkan rekor: Indeks S&P 500 mencetak rekor tertinggi penutupan sepanjang masa sebanyak 123 kali, dengan kenaikan kumulatif hampir 120%; Nasdaq bahkan melonjak lebih dari 165%.
* Kapitalisasi pasar meroket: Total kapitalisasi pasar saham AS meningkat hampir US$40 triliun. Saat ini, kapitalisasi pasar total S&P 500 telah mencapai US$70 triliun.
* Lahirnya para raksasa super: Empat raksasa teknologi—NVIDIA, Microsoft, Apple, dan Alphabet, perusahaan induk Google—masing-masing mencapai kapitalisasi pasar US$4 triliun. Kapitalisasi pasar NVIDIA bahkan mendekati US$6 triliun!
💡 II. Persaingan AI dan pendorong utamanya
* ChatGPT menjadi pemantik bersejarah: Pada November 2022, OpenAI meluncurkan ChatGPT dan memicu perlombaan senjata komputasi AI global. (Saat ini, valuasi OpenAI sudah melampaui US$1,4 triliun berdasarkan rencana IPO tahun depan.)
* NVIDIA menjadi mesin utama pasar bullish: Kini, tambahan investasi tahunan di sektor AI global telah menembus US$1 triliun. Goldman Sachs memperkirakan total investasi hingga akhir dekade ini bisa mencapai US$7 triliun.
* Dominasi sektor teknologi: Saat ini, seluruh 10 saham terbesar dalam indeks S&P 500 berasal dari sektor teknologi, dengan bobot gabungan sekitar 40% dari indeks. Indeks semikonduktor (SOX) hampir naik lima kali lipat dibandingkan titik terendahnya pada 2022.
🔍 III. Struktur pasar dan prospek ke depan
* Valuasi perlahan mengikis gelembung: Rasio harga terhadap laba ke depan (P/E) S&P 500 telah turun dari lebih dari 22 kali pada Januari tahun ini menjadi sekitar 19,5 kali. Ini menunjukkan bahwa pertumbuhan laba perusahaan telah mengimbangi kenaikan harga saham, sehingga pasar bullish menjadi lebih sehat.
* Akankah kenaikan meluas? Ujian utama pasar selanjutnya adalah apakah kenaikan bisa meluas dari saham teknologi besar/sektor AI saja ke lebih banyak sektor, sehingga cakupan kenaikan pasar meningkat.
* Pelajaran dari sejarah: Lembaga Carson Group menyebutkan bahwa setiap pasar bullish saham AS yang bertahan selama empat tahun dalam setengah abad terakhir akhirnya berlanjut hingga tahun kelima. Sementara itu, rata-rata durasi pasar bullish secara historis sekitar delapan tahun.
📌 Kesimpulan: Meski menghadapi gejolak harga minyak mentah dan tantangan kebijakan makro, lembaga-lembaga utama Wall Street tetap optimistis terhadap potensi kenaikan pasar secara keseluruhan pada kuartal keempat dan tahun depan, didukung pertumbuhan laba yang solid serta pembangunan infrastruktur AI jangka panjang. Melawan tren ini tetap sulit; logika investasi yang didorong teknologi masih terus berkembang!
$SPCX.US
$GOOG.US