Bangun-bangun, BTC dan ETH sama-sama turun? US$770 juta terkena likuidasi.
Pagi ini, saat membuka grafik harga, BTC terlihat turun di bawah US$82.000 dan ETH kehilangan level US$2.425. Banyak yang masih bertanya: kemarin baik-baik saja, kok hari ini turun lagi?
Ini bukan aksi jual mendadak. Tekanan makro, pembersihan leverage, dan arus keluar dana institusi terjadi bersamaan. Dalam 24 jam terakhir, total likuidasi di seluruh pasar mencapai sekitar US$770 juta, dengan posisi long menyumbang hampir US$685 juta. Dalam koreksi kali ini, pemegang posisi long menjadi pihak yang paling dirugikan.
Apa yang terjadi?
BTC turun sekitar 2,8%–2,9% dalam 24 jam, sempat menyentuh kisaran US$81.300–US$81.500. ETH turun lebih tajam, sekitar 4,6%–4,8%, dan kehilangan level US$2.425. Aset-aset utama lain seperti SOL dan XRP juga tertekan, dengan penurunan yang lebih besar. Jika dihitung dari puncak pada awal Oktober, BTC sempat mendekati US$87.000. Ini sudah menjadi koreksi yang berlangsung cukup lama. Hari ini hanya terjadi satu gelombang penurunan lagi.
Mengapa turun?
Leverage memperbesar penurunan. Harga menembus level bulat penting, sehingga banyak posisi long terkena likuidasi paksa. Harga turun, likuidasi terjadi, lalu harga terus turun. Dominasi posisi long menunjukkan masih ada yang menggunakan leverage di harga tinggi.
Institusi menarik dana. Pekan lalu, ETF spot BTC di AS mencatat arus keluar bersih sekitar US$681 juta—pekan terburuk sejak Juni. ETF ETH juga mengalami arus keluar sekitar US$542 juta. Tekanan beli melemah dan tak banyak pihak yang menopang harga di bawah.
Kondisi makro tidak mendukung. Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun masih di kisaran 5,2%–5,3%, sementara dolar menguat. Aset berisiko yang tidak menghasilkan bunga menjadi yang pertama tertekan. Pasar menantikan data CPI AS pada Rabu dan mulai menghindari risiko lebih awal. Ketegangan geopolitik dan harga minyak juga mengurangi minat terhadap aset berisiko.
Pasar global sama-sama mendingin. Bursa saham Korea Selatan anjlok tajam hari ini. Kospi langsung merosot saat pembukaan dan sempat turun lebih dari 6% selama perdagangan, dipimpin oleh saham-saham chip. Saham teknologi AS juga cenderung melemah. Kripto merupakan aset berisiko tinggi; ketika sentimen mendingin, harganya paling cepat ikut tertekan.
Apa yang perlu diperhatikan selanjutnya?
Yang paling penting adalah data CPI AS pada Rabu. Jika angkanya lebih rendah dari perkiraan, tekanan dari imbal hasil dan dolar mungkin mereda, sehingga aset berisiko berpeluang memantul. Jika angkanya lebih tinggi, tekanan makro kemungkinan besar masih berlanjut.
Dari sisi teknikal, level pertama yang perlu diperhatikan adalah apakah BTC bisa bertahan di sekitar US$81.000. ETH lebih lemah; kita perlu melihat apakah harganya bisa kembali menembus US$2.500. Sebelum berhasil kembali ke level tersebut, pantulan harga bagi mereka yang menggunakan leverage lebih mirip peluang untuk mengurangi posisi.
Koreksi yang didorong faktor makro dan pembersihan leverage seperti ini bukan hal yang langka. Sentimen sudah mendingin dari zona greed; Indeks Fear & Greed turun dari 69 ke sekitar 57. Belum sepenuhnya dingin, tetapi juga belum kembali panas.
Bagaimana pendapatmu tentang koreksi kali ini? Apakah ini peluang setelah aksi bersih-bersih pasar, atau tekanan makro masih belum berakhir? Yuk, diskusikan di kolom komentar.
Pagi ini, saat membuka grafik harga, BTC terlihat turun di bawah US$82.000 dan ETH kehilangan level US$2.425. Banyak yang masih bertanya: kemarin baik-baik saja, kok hari ini turun lagi?
Ini bukan aksi jual mendadak. Tekanan makro, pembersihan leverage, dan arus keluar dana institusi terjadi bersamaan. Dalam 24 jam terakhir, total likuidasi di seluruh pasar mencapai sekitar US$770 juta, dengan posisi long menyumbang hampir US$685 juta. Dalam koreksi kali ini, pemegang posisi long menjadi pihak yang paling dirugikan.
Apa yang terjadi?
BTC turun sekitar 2,8%–2,9% dalam 24 jam, sempat menyentuh kisaran US$81.300–US$81.500. ETH turun lebih tajam, sekitar 4,6%–4,8%, dan kehilangan level US$2.425. Aset-aset utama lain seperti SOL dan XRP juga tertekan, dengan penurunan yang lebih besar. Jika dihitung dari puncak pada awal Oktober, BTC sempat mendekati US$87.000. Ini sudah menjadi koreksi yang berlangsung cukup lama. Hari ini hanya terjadi satu gelombang penurunan lagi.
Mengapa turun?
Leverage memperbesar penurunan. Harga menembus level bulat penting, sehingga banyak posisi long terkena likuidasi paksa. Harga turun, likuidasi terjadi, lalu harga terus turun. Dominasi posisi long menunjukkan masih ada yang menggunakan leverage di harga tinggi.
Institusi menarik dana. Pekan lalu, ETF spot BTC di AS mencatat arus keluar bersih sekitar US$681 juta—pekan terburuk sejak Juni. ETF ETH juga mengalami arus keluar sekitar US$542 juta. Tekanan beli melemah dan tak banyak pihak yang menopang harga di bawah.
Kondisi makro tidak mendukung. Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun masih di kisaran 5,2%–5,3%, sementara dolar menguat. Aset berisiko yang tidak menghasilkan bunga menjadi yang pertama tertekan. Pasar menantikan data CPI AS pada Rabu dan mulai menghindari risiko lebih awal. Ketegangan geopolitik dan harga minyak juga mengurangi minat terhadap aset berisiko.
Pasar global sama-sama mendingin. Bursa saham Korea Selatan anjlok tajam hari ini. Kospi langsung merosot saat pembukaan dan sempat turun lebih dari 6% selama perdagangan, dipimpin oleh saham-saham chip. Saham teknologi AS juga cenderung melemah. Kripto merupakan aset berisiko tinggi; ketika sentimen mendingin, harganya paling cepat ikut tertekan.
Apa yang perlu diperhatikan selanjutnya?
Yang paling penting adalah data CPI AS pada Rabu. Jika angkanya lebih rendah dari perkiraan, tekanan dari imbal hasil dan dolar mungkin mereda, sehingga aset berisiko berpeluang memantul. Jika angkanya lebih tinggi, tekanan makro kemungkinan besar masih berlanjut.
Dari sisi teknikal, level pertama yang perlu diperhatikan adalah apakah BTC bisa bertahan di sekitar US$81.000. ETH lebih lemah; kita perlu melihat apakah harganya bisa kembali menembus US$2.500. Sebelum berhasil kembali ke level tersebut, pantulan harga bagi mereka yang menggunakan leverage lebih mirip peluang untuk mengurangi posisi.
Koreksi yang didorong faktor makro dan pembersihan leverage seperti ini bukan hal yang langka. Sentimen sudah mendingin dari zona greed; Indeks Fear & Greed turun dari 69 ke sekitar 57. Belum sepenuhnya dingin, tetapi juga belum kembali panas.
Bagaimana pendapatmu tentang koreksi kali ini? Apakah ini peluang setelah aksi bersih-bersih pasar, atau tekanan makro masih belum berakhir? Yuk, diskusikan di kolom komentar.