Aku sendiri baru ingat soal ini setelah pernah merugi karenanya.

Bitcoin dan Ethereum adalah dua nama yang paling sering dibandingkan di pasar kripto. Keduanya merupakan blockchain publik dan memiliki koin asli masing-masing, tetapi tujuan desain, aturan penerbitan, dan penggunaannya sangat berbeda. Artikel ini membandingkan keduanya dari beberapa aspek.

$BTC dan $ETH masing-masing adalah koin asli Bitcoin dan Ethereum, dengan fungsi yang berbeda. Saat ini 81,593.83 (24 jam -2.61%).

▍Kelahiran dan posisi

Bitcoin diluncurkan pada 2009. Judul whitepaper-nya adalah “Sistem Uang Elektronik Peer-to-Peer”. Fungsi skrip Bitcoin sengaja dirancang sangat terbatas. Tugas utamanya adalah mencatat dengan aman siapa yang memiliki berapa banyak Bitcoin dan memfasilitasi transfer nilai.

Whitepaper Ethereum diterbitkan oleh Vitalik Buterin pada 2013, dan mainnet-nya diluncurkan pada Juli 2015. Tujuan Ethereum adalah menjadi platform yang dapat menjalankan smart contract serbaguna. Aplikasi seperti token, DeFi, dan NFT dapat dibangun di atasnya menggunakan kontrak.

▍Perbedaan aturan penerbitan

Jumlah total Bitcoin dibatasi sekitar 21 juta koin. Imbalan blok berkurang setengah setiap 210.000 blok. Setelah halving keempat pada April 2024, imbalan untuk setiap blok turun menjadi 3,125 koin.

Ethereum tidak memiliki batas jumlah total yang tetap. ETH baru berasal dari imbalan staking yang diberikan kepada validator. Sementara itu, sejak peningkatan London (EIP-1559) pada 2021, biaya dasar setiap transaksi dibakar. Apakah jumlah pasokan bertambah atau berkurang bergantung pada mana yang lebih besar di antara kedua hal tersebut.

▍Konsensus dan cara pencatatan transaksi

Bitcoin selalu menggunakan proof-of-work (PoW). Para penambang bersaing menghasilkan blok dengan kekuatan komputasi, dengan rata-rata satu blok setiap 10 menit. Pada September 2022, Ethereum beralih ke proof-of-stake (PoS) melalui “The Merge”. Validator yang melakukan staking ETH ikut menghasilkan blok, dengan jadwal satu slot setiap 12 detik.

Cara pencatatannya juga berbeda: Bitcoin menggunakan model UTXO, yang mirip dengan uang kembalian dalam berbagai pecahan di dompet; Ethereum menggunakan model akun, yang lebih mirip angka saldo di rekening bank.

▍Memahami perbedaan keduanya

Pembaruan Bitcoin sangat konservatif dan lebih mengutamakan aturan yang sederhana serta jaringan yang tangguh, sehingga sering diibaratkan sebagai “emas digital”. Pembaruan Ethereum lebih sering dan lebih mengutamakan kemampuan untuk diprogram serta perluasan ekosistem, sehingga sering disebut “komputer dunia”.

Perumpamaan ini hanya membantu menjelaskan karakter masing-masing, bukan mencerminkan penilaian terhadap harganya. Selain fluktuasi harga koin, saat menggunakan berbagai aplikasi di Ethereum, kita juga perlu memperhatikan risiko dari smart contract itu sendiri.

▍Sedikit penutup

Memahami perbedaan desain keduanya tidak akan memberi tahu Anda mana yang harus dipilih, tetapi dapat membantu Anda memahami pembahasan di berita tentang pembaruan, penerbitan, dan biaya transaksi. Pasar selalu penuh ketidakpastian, jadi pikirkan terlebih dahulu apa yang akan Anda lakukan jika penilaian Anda ternyata keliru.

Bagaimana pendapat Anda tentang hal ini? Silakan berdiskusi di kolom komentar.