Bingung mau beli apa untuk pergerakan pasar berikutnya? Sebenarnya jawabannya tersembunyi dalam pergerakan pasar kali ini.

Daripada bersusah payah mencari aset yang bakal melejit, lebih baik pelajari dengan saksama aset mana yang naik paling kencang dan mana yang paling tahan terhadap penurunan kali ini.

Ada tiga ciri utama yang saya perhatikan saat memilih koin yang kuat:

Pertama, ketika pasar naik, koin tersebut mampu mengungguli BTC secara signifikan, bahkan lebih dulu menembus level tertinggi baru.

Kedua, ketika pasar terkoreksi, harganya memang ikut turun, tetapi penurunannya relatif terbatas dan level support penting tidak mudah ditembus.

Ketiga, dan yang terpenting: begitu pasar mulai stabil, koin tersebut lebih dulu memantul, bahkan memulihkan kerugiannya lebih cepat daripada BTC.

Sekali memimpin kenaikan mungkin hanya keberuntungan. Kalau berkali-kali memimpin, itu patut diperhatikan.
Terutama koin yang tetap relatif kuat setelah melewati beberapa putaran koreksi pasar biasanya lebih mudah terus menarik perhatian investor.

Namun, satu hal perlu ditekankan: koin yang kuat bukan berarti bisa dibeli sembarangan saat harganya sudah tinggi.

Kebiasaan saya adalah memilih koin terlebih dahulu, lalu menunggu koreksi. Amati level support penting dan daya serap pembeli, kemudian masuk saat harganya tepat.

Pemilihan koin menentukan potensi keuntungan, sedangkan waktu pembelian menentukan hasil untung-rugi.

Peluang yang sesungguhnya belum tentu perlu diprediksi sejak awal. Pergerakan harga sering kali sudah memberi tahu jawabannya.

Cari koin terkuat, tunggu momen terbaik, dan raih keuntungan dari hal-hal yang benar-benar kita pahami. Gas terus!