Won Korea Selatan Menguat ke Level Tertinggi dalam Hampir Dua Tahun di Tengah Penurunan Harga Minyak dan Penjualan Dolar oleh Eksportir
📈 Pada 12 Oktober, won Korea Selatan menguat hingga 0,8%, mendorong USD/KRW turun ke sekitar 1.333,30, level terendah sejak Oktober 2024. Penguatannya kemudian menyusut menjadi sekitar 0,5%.
🛢️ Harga minyak yang lebih rendah meredakan tekanan biaya impor energi, sementara penjualan dolar AS oleh eksportir Korea Selatan, khususnya di sektor semikonduktor, memberikan dukungan tambahan bagi won.
📊 Won telah menguat sekitar 7,7% sejak awal 2026. Ekspor Korea Selatan mencapai $26,1 miliar dalam 10 hari pertama Oktober, dengan ekspor semikonduktor melonjak 170,9% dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga semakin menopang mata uang tersebut.
🔎 Ekspor yang kuat dan arus konversi dolar AS di dalam negeri terus mendukung won. Namun, fluktuasi harga minyak, kebijakan Federal Reserve, dan likuiditas pasar masih dapat memengaruhi arah nilai tukar.
#Forex $ETC
📈 Pada 12 Oktober, won Korea Selatan menguat hingga 0,8%, mendorong USD/KRW turun ke sekitar 1.333,30, level terendah sejak Oktober 2024. Penguatannya kemudian menyusut menjadi sekitar 0,5%.
🛢️ Harga minyak yang lebih rendah meredakan tekanan biaya impor energi, sementara penjualan dolar AS oleh eksportir Korea Selatan, khususnya di sektor semikonduktor, memberikan dukungan tambahan bagi won.
📊 Won telah menguat sekitar 7,7% sejak awal 2026. Ekspor Korea Selatan mencapai $26,1 miliar dalam 10 hari pertama Oktober, dengan ekspor semikonduktor melonjak 170,9% dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga semakin menopang mata uang tersebut.
🔎 Ekspor yang kuat dan arus konversi dolar AS di dalam negeri terus mendukung won. Namun, fluktuasi harga minyak, kebijakan Federal Reserve, dan likuiditas pasar masih dapat memengaruhi arah nilai tukar.
#Forex $ETC