Trading balas dendam telah merugikan saya lebih besar daripada analisis buruk mana pun. Berikut tiga tanda peringatan yang sekarang saya waspadai dalam diri sendiri:

1. Ukuran posisi meningkat tepat setelah mengalami kerugian. Logikanya terdengar seperti, "Saya hanya perlu satu transaksi yang bagus untuk kembali impas." Impas bukanlah strategi. Itu emosi yang diberi angka.

2. Kerangka waktunya makin pendek. Dulu saya trading dengan grafik 4 jam. Sekarang saya memakai grafik 5 menit karena ingin hasilnya lebih cepat. Hasil lebih cepat, kerugian pun lebih cepat.

3. Alasannya berubah. Sebelum rugi, saya membutuhkan pola yang tepat. Setelah rugi, "harganya sudah turun banyak" menjadi alasan untuk membeli. Itu bukan alasan. Itu cuma harapan.

Solusi saya sederhana dan berhasil: setelah mengalami kerugian yang melebihi batas harian saya, aplikasi saya tutup selama 24 jam. Bukan grafiknya, seluruh aplikasinya. Pasar akan tetap ada besok. Modal saya mungkin tidak akan tersisa kalau saya terus bertahan.

Apa aturan Anda setelah mengalami kerugian besar? Atau Anda belum punya aturan?

Hanya untuk edukasi, bukan nasihat keuangan.

$BTC #RevengeTrading #TradingPsychology #RiskManagement