š LAPORAN KINERJA TRADING & SENTIMEN PASAR (FGI) ā DIPERBARUI 10 OKTOBER 2026
Statistik terbaru menunjukkan bahwa korelasi antara Fear & Greed Index (FGI) dan Win Rate (WR) tetap lemah dan negatif, pada r ā -0.312. Ini menunjukkan bahwa FGI tidak cocok digunakan sebagai alat tunggal untuk mengidentifikasi titik masuk trading, tetapi masih dapat bermanfaat untuk penilaian risiko. Kinerja trading umumnya cenderung melemah saat sentimen pasar mencapai tingkat keserakahan ekstrem, sehingga FGI lebih berguna sebagai indikator peringatan dini risiko daripada sebagai sinyal untuk meningkatkan ekspektasi keuntungan.
Berikut rangkuman Win Rate (WR), rasio risiko-imbalan minimum untuk mencapai titik impas (R), dan jumlah hari yang tercatat (n) di berbagai zona sentimen:
š¤ Keserakahan Ekstrem (ā„80): WR 40.5% ⢠R=1:1.47 ⢠n=25
š Keserakahan (60ā80): WR 44.2% ⢠R=1:1.26 ⢠n=261
š Netral (40ā60): WR 45.1% ⢠R=1:1.22 ⢠n=158
š° Ketakutan (20ā40): WR 47.1% ⢠R=1:1.12 ⢠n=271
š± Ketakutan Ekstrem (<20): WR 52.4% ⢠R=1:0.91 ⢠n=115
Persentase hari dengan kinerja trading di atas rata-rata Win Rate keseluruhan sebesar 46.35% di setiap zona sentimen:
š¤ Keserakahan Ekstrem: 8.0%
š Keserakahan: 33.7%
š Netral: 38.0%
š° Ketakutan: 55.7%
š± Ketakutan Ekstrem: 69.6%
⤠Trader jangka pendek dapat menggunakan FGI sebagai acuan untuk menyesuaikan target keuntungan saat memasuki trading:
š Saat FGI tinggi, trader dapat mempertimbangkan untuk menetapkan target keuntungan yang lebih tinggi agar rasio R tetap cukup menguntungkan, sekaligus membantu mengimbangi peningkatan risiko akibat menurunnya tingkat kemenangan.
š Saat FGI rendah, trader dapat mempertimbangkan untuk menurunkan target keuntungan guna meningkatkan perputaran modal dan membuat realisasi keuntungan lebih mudah dicapai.
#TradingPsychology $PEPE
Statistik terbaru menunjukkan bahwa korelasi antara Fear & Greed Index (FGI) dan Win Rate (WR) tetap lemah dan negatif, pada r ā -0.312. Ini menunjukkan bahwa FGI tidak cocok digunakan sebagai alat tunggal untuk mengidentifikasi titik masuk trading, tetapi masih dapat bermanfaat untuk penilaian risiko. Kinerja trading umumnya cenderung melemah saat sentimen pasar mencapai tingkat keserakahan ekstrem, sehingga FGI lebih berguna sebagai indikator peringatan dini risiko daripada sebagai sinyal untuk meningkatkan ekspektasi keuntungan.
Berikut rangkuman Win Rate (WR), rasio risiko-imbalan minimum untuk mencapai titik impas (R), dan jumlah hari yang tercatat (n) di berbagai zona sentimen:
š¤ Keserakahan Ekstrem (ā„80): WR 40.5% ⢠R=1:1.47 ⢠n=25
š Keserakahan (60ā80): WR 44.2% ⢠R=1:1.26 ⢠n=261
š Netral (40ā60): WR 45.1% ⢠R=1:1.22 ⢠n=158
š° Ketakutan (20ā40): WR 47.1% ⢠R=1:1.12 ⢠n=271
š± Ketakutan Ekstrem (<20): WR 52.4% ⢠R=1:0.91 ⢠n=115
Persentase hari dengan kinerja trading di atas rata-rata Win Rate keseluruhan sebesar 46.35% di setiap zona sentimen:
š¤ Keserakahan Ekstrem: 8.0%
š Keserakahan: 33.7%
š Netral: 38.0%
š° Ketakutan: 55.7%
š± Ketakutan Ekstrem: 69.6%
⤠Trader jangka pendek dapat menggunakan FGI sebagai acuan untuk menyesuaikan target keuntungan saat memasuki trading:
š Saat FGI tinggi, trader dapat mempertimbangkan untuk menetapkan target keuntungan yang lebih tinggi agar rasio R tetap cukup menguntungkan, sekaligus membantu mengimbangi peningkatan risiko akibat menurunnya tingkat kemenangan.
š Saat FGI rendah, trader dapat mempertimbangkan untuk menurunkan target keuntungan guna meningkatkan perputaran modal dan membuat realisasi keuntungan lebih mudah dicapai.
#TradingPsychology $PEPE