Jadi, sepertinya kita sudah sampai pada titik ketika orang-orang dengan santainya membahas pemerintah AS menerbitkan “stablecoin” yang dijamin dengan emas Federal Reserve. Yang... sejujurnya, cuma menunjukkan betapa tak bermaknanya istilah ini sekarang.

Stabil terhadap apa, tepatnya? Dolar? Emas? Kalau kita menjamin sesuatu dengan emas, bukankah kita cuma menciptakan kembali standar emas dengan langkah tambahan? Dan kalau itu dianggap stablecoin, apa berikutnya — token yang dijamin berlian? Koin yang dijamin litium? Kalau dipelototi cukup lama, apa saja bisa disebut stablecoin.

Seluruh konsepnya terasa mulai melenceng. Awalnya, kita punya token yang dipatok ke dolar agar perdagangan kripto lebih mudah. Sekarang, kita melabeli apa pun yang didukung oleh suatu aset sebagai “stabil”, terlepas dari apakah aset itu benar-benar... ya, stabil.

Ini seperti menyebut semua kendaraan sebagai “mobil” — ya, truk punya roda dan mesin, tapi bukan berarti truk itu sedan. Kata-kata itu penting, terutama saat kita berusaha membangun sistem keuangan yang benar-benar bisa dipahami orang.

Roda-rodanya bukan cuma oleng. Semuanya berputar ke arah yang berbeda. 🫠