$LUMIA $ZK $ETC Wah, polling ini benar-benar bikin heboh 🍿
Survei gabungan Daily Mail/YouGov: dilakukan pada 2–5 Oktober terhadap 1.053 orang dewasa Amerika, dengan margin kesalahan ±4,2%. Begitu hasilnya keluar, suasana di kolom komentar langsung berubah 😳
Sebanyak 52% orang merasa Trump tidak akan menerima hasilnya jika Partai Republik kalah dalam pemilu paruh waktu November; hanya 23% yang yakin dia akan mengakuinya, sementara 25% tidak yakin. Yang lebih menohok, 49% responden menilai dukungan Trump justru bukan membantu Partai Republik, melainkan menjadi beban; hanya 20% yang merasa dia memberi dampak positif—selisih 29 poin. Di antara mereka yang berniat memilih kandidat Demokrat untuk DPR, 84% blak-blakan menyebutnya sebagai “beban” 📉
Hasil jajak pendapat nasional juga kurang menggembirakan. Per 6 Oktober, rata-rata RCP: Demokrat 50,4%, Republik 42,2%—unggul 8,2 poin 🗳️
Namun, yang paling menarik: 74% warga Amerika berpendapat bahwa jika Partai Republik benar-benar kehilangan kendali atas Kongres, Trump seharusnya menerima hasilnya—bahkan 72% pendukung Partai Republik pun berpikir begitu 🤔
Bagaimana dengan Trump sendiri? Dia menganggap pemilu November sebagai referendum atas kepemimpinannya, bahkan menyuruh para pendukungnya “berpura-pura” namanya tercantum di surat suara, sambil memperingatkan Partai Republik agar mengerahkan seluruh kekuatan. Tapi setelah hasil polling ini keluar, jangan-jangan malah jadi bumerang 🔥
Sebelumnya, dia menolak mengakui kekalahannya dari Biden pada 2020 dan berusaha membatalkan hasil pemilu—kontroversinya masih belum berakhir sampai sekarang. Waktu tersisa kurang dari sebulan menuju pemilu. Drama ini bakal seru ditonton. [吃瓜][doge]#阿根廷央行不推加密入银行支付 #Ledger确认用户设备遭植入未授权硬件 #Tether冻结Ledger盗窃案相关USDT
Survei gabungan Daily Mail/YouGov: dilakukan pada 2–5 Oktober terhadap 1.053 orang dewasa Amerika, dengan margin kesalahan ±4,2%. Begitu hasilnya keluar, suasana di kolom komentar langsung berubah 😳
Sebanyak 52% orang merasa Trump tidak akan menerima hasilnya jika Partai Republik kalah dalam pemilu paruh waktu November; hanya 23% yang yakin dia akan mengakuinya, sementara 25% tidak yakin. Yang lebih menohok, 49% responden menilai dukungan Trump justru bukan membantu Partai Republik, melainkan menjadi beban; hanya 20% yang merasa dia memberi dampak positif—selisih 29 poin. Di antara mereka yang berniat memilih kandidat Demokrat untuk DPR, 84% blak-blakan menyebutnya sebagai “beban” 📉
Hasil jajak pendapat nasional juga kurang menggembirakan. Per 6 Oktober, rata-rata RCP: Demokrat 50,4%, Republik 42,2%—unggul 8,2 poin 🗳️
Namun, yang paling menarik: 74% warga Amerika berpendapat bahwa jika Partai Republik benar-benar kehilangan kendali atas Kongres, Trump seharusnya menerima hasilnya—bahkan 72% pendukung Partai Republik pun berpikir begitu 🤔
Bagaimana dengan Trump sendiri? Dia menganggap pemilu November sebagai referendum atas kepemimpinannya, bahkan menyuruh para pendukungnya “berpura-pura” namanya tercantum di surat suara, sambil memperingatkan Partai Republik agar mengerahkan seluruh kekuatan. Tapi setelah hasil polling ini keluar, jangan-jangan malah jadi bumerang 🔥
Sebelumnya, dia menolak mengakui kekalahannya dari Biden pada 2020 dan berusaha membatalkan hasil pemilu—kontroversinya masih belum berakhir sampai sekarang. Waktu tersisa kurang dari sebulan menuju pemilu. Drama ini bakal seru ditonton. [吃瓜][doge]#阿根廷央行不推加密入银行支付 #Ledger确认用户设备遭植入未授权硬件 #Tether冻结Ledger盗窃案相关USDT