Hal paling menyakitkan di pasar bullish bukanlah harga yang turun, melainkan melihat keuntungan di atas kertas berubah menjadi kerugian

Minggu lalu, saat ADA naik 12% dan AAVE naik 12%, berapa banyak orang yang begitu bersemangat sampai tidak bisa tidur? Hari ini ADA turun 3% dan AAVE turun 4%. Berapa banyak yang panik dan ingin menjual rugi?

Inilah skenario klasik koreksi di pasar bullish: saat harga naik, takut ketinggalan; saat harga turun, takut nyangkut. Serba salah.

Mari lihat datanya:
BTC turun dari 86,500 pada 4 Oktober menjadi 81,754 pada 8 Oktober, terkoreksi 5,5%, dan sekarang kembali ke 83,000
AAVE naik 12% minggu lalu, turun 4% minggu ini, dengan rentang pergerakan 16% dalam sepekan
ADA naik 12% minggu lalu, turun 3% minggu ini, dengan rentang pergerakan 15% dalam sepekan

Tanyakan tiga hal ini kepada diri sendiri:

1: Saat membeli koin-koin ini, apakah karena fundamentalnya atau karena melihat harganya naik? Jika karena fundamental, apakah fundamentalnya berubah minggu ini? Kalau tidak, kenapa panik?

2: Seberapa besar penurunan yang bisa kamu terima? Jika koreksi 10% saja membuatmu tidak bisa tidur, berarti ukuran posisimu terlalu besar atau kamu sendiri tidak yakin dengan koin yang kamu beli.

3: Apakah kamu sedang berinvestasi atau berjudi? Berinvestasi berarti membeli koin yang tepat lalu menunggu waktu membuahkan hasil. Berjudi berarti mengejar harga saat naik dan panik menjual saat turun demi keuntungan jangka pendek. Di pasar bullish, 90% orang mengira mereka sedang berinvestasi, padahal sebenarnya berjudi.

Aku pernah bilang bahwa koreksi jangka pendek tidak memengaruhi tren bullish jangka panjang, tetapi syaratnya kamu harus memilih koin yang tepat. Jika kamu membeli koin dengan fundamental (data AAVE V4, perkembangan ekosistem ADA), koreksi adalah peluang; jika kamu membeli koin yang murni digerakkan sentimen, koreksi adalah risiko.

Mampu bertahan memegang aset lebih penting daripada sekadar membeli dengan tepat. Terlalu sering bertransaksi pada akhirnya pasti akan menghabiskan uangmu untuk biaya transaksi. Melihat keuntungan di atas kertas berubah menjadi kerugian, lalu menjual rugi dan akhirnya melewatkan rebound—itulah kerugian terbesar di pasar bullish.

Untuk koreksi kali ini, kamu berencana menambah posisi atau menjual rugi? Yuk, ngobrol di kolom komentar 👇🫡