【Bank run berikutnya mungkin bukan ulah manusia 😱🤖】
Gabung ke grup penggemar Tuan X di halaman profil 🔥
Saya merinding setelah membaca laporan riset terbaru ini. Kelak, yang mengelola uang Anda mungkin bukan manusia, melainkan AI yang tidak pernah tidur. Tugasnya cuma satu: memindahkan uang ke tempat dengan suku bunga tertinggi. Kalau jutaan AI melakukan hal yang sama, simpanan termurah yang dimiliki bank pun akan lenyap. 🏦
Lembaga yang menulis laporan ini bukan lembaga sembarangan. Mereka adalah penulis laporan tentang kiamat AI, yang membahas apakah AI bisa lepas kendali. Kali ini, mereka mengalihkan perhatian ke industri kripto. AI membutuhkan sistem keuangan yang selalu aktif dan dapat diprogram. Blockchain kebetulan memang seperti itu. 🔗
Begini skenario yang mereka bayangkan. AI pribadi mendapat izin untuk mengelola keuangan Anda. Begitu menemukan suku bunga yang lebih tinggi, AI itu akan memindahkan simpanan Anda ke sana. Jutaan agen bergerak bersama-sama. Simpanan berbiaya rendah yang menjadi sandaran bank terkuras habis. Begitulah bank run yang dipicu AI mulai mengintai. ⚠️
Penulis laporan itu tidak hanya menulis makalah. Ia menyetor 1000 dolar AS ke dompet on-chain dan mencoba sendiri. Hasilnya, ternyata ekosistem on-chain sudah jauh melampaui perdagangan kripto. Ada obligasi pemerintah, saham, dan opsi yang ditokenisasi. Layanan pinjaman, pembayaran, dan strategi imbal hasil juga sudah tersedia. 🛠️
Beberapa angka ini lebih meyakinkan. Pada September, volume transaksi on-chain $SOL sangat besar. Jumlah transaksinya bahkan sempat melampaui Bursa Efek New York. Selama beberapa hari di bulan Maret, saat perang pecah di Timur Tengah, harga minyak tetap bisa diperdagangkan di on-chain. Kontrak berjangka perpetual saham AS sudah diajukan ke regulator. Bahkan terminal Bloomberg pun menampilkan data pasar on-chain $BTC . 📊
Sikap regulator juga mulai berubah. Undang-Undang CLARITY gagal disahkan di Senat. Hanya dua hari kemudian, SEC memberikan pengecualian untuk saham yang ditokenisasi. Menurut saya, persoalannya bukan apakah aset bisa dibawa ke blockchain, melainkan ke kantong siapa uang akan mengalir setelah jalur ini berhasil dibuka. 💭
📌 Ketika AI bertemu tokenisasi, pintu menuju keuangan on-chain benar-benar terbuka.
Beranikah Anda memberi AI wewenang untuk mengelola uang Anda?
Gabung ke grup penggemar Tuan X di halaman profil 🔥
Saya merinding setelah membaca laporan riset terbaru ini. Kelak, yang mengelola uang Anda mungkin bukan manusia, melainkan AI yang tidak pernah tidur. Tugasnya cuma satu: memindahkan uang ke tempat dengan suku bunga tertinggi. Kalau jutaan AI melakukan hal yang sama, simpanan termurah yang dimiliki bank pun akan lenyap. 🏦
Lembaga yang menulis laporan ini bukan lembaga sembarangan. Mereka adalah penulis laporan tentang kiamat AI, yang membahas apakah AI bisa lepas kendali. Kali ini, mereka mengalihkan perhatian ke industri kripto. AI membutuhkan sistem keuangan yang selalu aktif dan dapat diprogram. Blockchain kebetulan memang seperti itu. 🔗
Begini skenario yang mereka bayangkan. AI pribadi mendapat izin untuk mengelola keuangan Anda. Begitu menemukan suku bunga yang lebih tinggi, AI itu akan memindahkan simpanan Anda ke sana. Jutaan agen bergerak bersama-sama. Simpanan berbiaya rendah yang menjadi sandaran bank terkuras habis. Begitulah bank run yang dipicu AI mulai mengintai. ⚠️
Penulis laporan itu tidak hanya menulis makalah. Ia menyetor 1000 dolar AS ke dompet on-chain dan mencoba sendiri. Hasilnya, ternyata ekosistem on-chain sudah jauh melampaui perdagangan kripto. Ada obligasi pemerintah, saham, dan opsi yang ditokenisasi. Layanan pinjaman, pembayaran, dan strategi imbal hasil juga sudah tersedia. 🛠️
Beberapa angka ini lebih meyakinkan. Pada September, volume transaksi on-chain $SOL sangat besar. Jumlah transaksinya bahkan sempat melampaui Bursa Efek New York. Selama beberapa hari di bulan Maret, saat perang pecah di Timur Tengah, harga minyak tetap bisa diperdagangkan di on-chain. Kontrak berjangka perpetual saham AS sudah diajukan ke regulator. Bahkan terminal Bloomberg pun menampilkan data pasar on-chain $BTC . 📊
Sikap regulator juga mulai berubah. Undang-Undang CLARITY gagal disahkan di Senat. Hanya dua hari kemudian, SEC memberikan pengecualian untuk saham yang ditokenisasi. Menurut saya, persoalannya bukan apakah aset bisa dibawa ke blockchain, melainkan ke kantong siapa uang akan mengalir setelah jalur ini berhasil dibuka. 💭
📌 Ketika AI bertemu tokenisasi, pintu menuju keuangan on-chain benar-benar terbuka.
Beranikah Anda memberi AI wewenang untuk mengelola uang Anda?